SEMARANG — Kedatangan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di arena MTQ Nasional XXXI bukan sekadar kehadiran kepala daerah biasa. Begitu muncul di keramaian, sejumlah warga langsung mengenalinya dan mengajak berswafoto.
Sherly mengenakan batik bermotif dengan dominasi warna kuning keemasan. Sesampainya di lokasi, ia disambut Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin A Kadir, Kepala Biro Umum Setda Maluku Utara Laksono Dewanto, serta Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara Muhammad Abusama.
Antrean Swafoto Berlanjut Usai Pembukaan
Permintaan foto bersama tidak berhenti saat acara dimulai. Sherly melayani warga yang menghampirinya sebelum rangkaian pembukaan berjalan.
Setelah pembukaan selesai, antrean justru masih berlanjut. Warga dan sejumlah kafilah menunggu di sepanjang jalur yang dilalui Sherly menuju kendaraan.
Fenomena ini membuat gubernur perempuan Maluku Utara tersebut menjadi salah satu pusat kerumunan di tengah acara nasional itu.
Media Sosial Jadi Alasan Warga Semarang Kenali Sherly
Andin, warga Semarang yang berada di lokasi, mengaku mengenal Sherly lewat media sosial. Menurutnya, sosok Sherly kerap muncul di beranda TikTok maupun Instagram.
"Beliau FYP terus di TikTok maupun Instagram," kata Andin.
Andin menilai perhatian warga tidak hanya datang karena popularitas di dunia maya. Program pemerintah yang dipublikasikan lewat berbagai platform digital turut membuat masyarakat mengetahui aktivitas kepala daerah itu.
"Programnya bagus, langsung menyentuh masyarakat. Seperti rumah untuk warga dan infrastruktur jalan jembatan. Itu kami lihat di berita-berita maupun media sosial," ujar Andin.
Komunikasi Lewat Ruang Digital
Sherly memang aktif memakai media sosial untuk menyampaikan kegiatan dan program pemerintahannya. Platform digital juga menjadi salah satu ruang komunikasi antara gubernur dan masyarakat.
Aspirasi maupun masukan warga kerap disampaikan melalui media sosial. Pola komunikasi tersebut membuat aktivitas pemerintahan Maluku Utara tidak hanya berlangsung di ruang birokrasi, tetapi ikut hadir dalam ruang digital yang sehari-hari diakses masyarakat.
Sementara itu, pembukaan MTQ Nasional XXXI secara resmi dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang. Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa.
Pratikno didampingi Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Gubernur Jawa Tengah, serta Wali Kota Semarang.