MALUKU UTARA — F-150 diproduksi sejak 1975, saat Ford menggeser F-100 menuju nama yang kini jadi ikon pikap Amerika. Rentang lebih dari 50 tahun itu membuat penilaian keandalan antar-generasi tak bisa disamaratakan.
Untuk model tahun terbaru, data survei pemilik dan pola keluhan jadi acuan. Untuk unit lawas, bukti yang tersisa biasanya berupa dokumen recall, investigasi NHTSA, dan catatan defect yang jumlahnya jauh lebih sedikit.
1979: Sepuluh Kampanye Recall di Berbagai Komponen
F-150 model 1979 belum mengenal skor keandalan modern. Jejak masalahnya terbaca dari dokumen Ford ke regulator federal. Arsip NHTSA yang dihimpun Justia mencatat 10 kampanye recall terpisah untuk model tahun ini.
Komponen yang terlibat tersebar di banyak titik. Satu kampanye menyangkut pin penahan pedal rem yang tidak mendapat perlakuan panas semestinya, berisiko membuat pedal lepas dari pushrod dan rem tak berfungsi.
Kampanye lain menyasar steering-arm knuckle yang bisa retak hingga tie rod terlepas. Ada pula kasus parking pawl pada transmisi otomatis yang tidak diproses dengan benar, membuat truk tak bisa bertahan di posisi Park.
Sejumlah kampanye lain melibatkan roda, komponen sistem bahan bakar, dan satu lagi pada transmisi. Data soal seberapa sering unit ini mogok di jalan memang tidak tersedia. Tapi kombinasi defect pada rem, kemudi, transmisi, roda, dan sistem bahan bakar membuat model 1979 masuk daftar.
1986: Sembilan Investigasi Federal Bertema Kebakaran
Kalau 1979 soal banyak hal yang rusak, 1986 lebih terfokus pada satu tema: api. CarComplaints.com mendokumentasikan sembilan investigasi defect federal untuk model tahun ini.
Investigasi tersebut mencakup kebakaran di bawah dasbor, kebakaran tangki bahan bakar, kabel rusak, kebakaran ruang mesin, kebocoran bahan bakar, hingga kebakaran di plenum heater dan AC. Tidak semua berujung recall, tapi satu kasus sistem bahan bakar jelas berakhir demikian.
Masalahnya ada di spring-lock fuel-line coupling. Penyelidik menemukan coupling yang tidak terpasang sempurna atau rusak bisa terlepas akibat tekanan bahan bakar, getaran, atau gerakan mesin. Bahan bakar tumpah dan memicu risiko kebakaran ruang mesin.
Ford akhirnya setuju menarik 3,6 juta mobil penumpang dan pikap ringan model 1986–1988 yang memakai sistem injeksi bahan bakar tertentu, demi memasang retaining clip pada coupling tersebut. Recall ini tidak terbatas pada F-150, dan sembilan investigasi tak otomatis berarti sembilan defect terbukti.
Meski begitu, model tahun yang berulang kali menarik perhatian federal soal kebakaran, kebocoran bahan bakar, dan kabel sulit diabaikan. Terlebih satu investigasi berujung recall yang mencakup jutaan kendaraan Ford.
1997: Redesain Besar yang Tak Lepas dari Catatan Masalah
F-150 model 1997 adalah langkah besar. Ford merancang ulang dan merekayasa ulang pikap ini secara menyeluruh, menjadikannya salah satu generasi paling berpengaruh dalam sejarah nameplate tersebut.
Namun sejumlah catatan keluhan dan dokumen servis menunjukkan model tahun ini tetap menyisakan persoalan, terutama pada komponen yang baru pertama kali diperkenalkan. Pembaca yang menelusuri arsip F-150 lawas akan menemukan pola serupa: makin besar perubahan, makin panjang daftar hal yang perlu diawasi.
Mengapa Daftar Ini Penting bagi Calon Pembeli
Bagi yang memburu F-150 bekas, tahun model tetap jadi pertimbangan utama. Unit dari era 1970-an hingga 1990-an punya jejak dokumen yang bisa dicek lewat arsip recall, meski aksesnya kini jauh lebih mudah dibanding era pra-internet.
Untuk model tahun modern, pola keluhan pemilik dan riwayat servis jadi acuan yang lebih relevan. Recall besar seperti 1,4 juta unit pada 2026 menunjukkan bahwa bahkan generasi terbaru pun tak luput dari masalah.
Mengetahui tahun model mana yang paling bermasalah membantu calon pembeli menyiapkan anggaran perawatan dan memeriksa riwayat servis unit incaran sebelum transaksi.