MALUKU UTARA — Bocoran dari sejumlah sumber terpercaya mengindikasikan bahwa Apple tidak hanya akan memperbarui chip, tetapi juga memperkenalkan lini produk baru. Alih-alih sekadar menyematkan M6 ke MacBook Pro yang sudah ada, Apple dikabarkan tengah menyiapkan model yang lebih tinggi, yakni MacBook Ultra. Informasi ini pertama kali mengemuka dari laporan Bloomberg dan diperkuat oleh para pembocor produk Apple lainnya.
MacBook Ultra: Laptop Premium dengan Layar Sentuh
MacBook Ultra digadang-gadang sebagai model high-end baru yang berbeda dari MacBook Pro saat ini. Bocoran fitur yang menonjol meliputi layar OLED dengan teknologi Dynamic Island, serta dukungan layar sentuh — sebuah terobosan untuk lini MacBook yang selama ini hanya mengandalkan trackpad.
Meski begitu, belum ada kepastian apakah Apple akan mempertahankan MacBook Pro sebagai lini terpisah. Jika iya, bukan tidak mungkin varian M6, M6 Pro, dan M6 Max akan hadir bersamaan di jajaran MacBook Pro yang diperbarui spesifikasinya.
Kapan Chip M6 Mulai Dikirim?
Mark Gurman dari Bloomberg, dalam laporannya awal tahun ini, menyebut bahwa chip M6 "berpotensi hadir lebih cepat dari perkiraan banyak orang." Namun, ia juga menegaskan bahwa peluncuran MacBook Pro atau MacBook Ultra diperkirakan baru terjadi pada akhir tahun 2025, atau sekitar musim gugur.
Artinya, jendela rilis M6 kemungkinan besar jatuh pada Oktober atau November 2025. Ini sejalan dengan pola peluncuran chip Apple sebelumnya yang biasanya mengiringi perilisan produk besar.
Produk Lain yang Berpotensi Kebagian M6
Karena Apple diperkirakan tidak akan merilis iPad Pro baru tahun ini, kandidat lain yang bisa lebih dulu menerima chip M6 adalah produk yang masih menggunakan chip M4 atau M3. Beberapa di antaranya adalah iMac, Mac mini, dan Mac Studio.
Ketiga produk tersebut belum mendapatkan upgrade ke chip M5, sehingga masuk akal jika Apple langsung melompat ke M6 untuk menjaga keseragaman lini prosesornya. Namun, kepastian ini masih harus menunggu konfirmasi resmi dari Apple.
Haruskah Anda Menunggu M6?
Bagi pengguna yang saat ini masih menggunakan Mac berbasis Intel atau chip M1, menunggu M6 mungkin merupakan langkah yang bijak. Lompatan performa dari M1 ke M6 diperkirakan akan sangat signifikan, terutama dalam hal efisiensi daya dan kemampuan multitasking.
Sebaliknya, jika Anda sudah menggunakan Mac dengan chip M3 atau M4, upgrade ke M6 mungkin tidak terlalu mendesak. Kecuali Anda membutuhkan fitur spesifik seperti layar sentuh atau OLED yang hanya akan tersedia di MacBook Ultra.
Bagi pengguna di Indonesia, penting juga untuk mempertimbangkan ketersediaan produk dan harga. Produk lini MacBook Ultra kemungkinan akan dibanderol lebih tinggi dari MacBook Pro saat ini, mengingat posisinya sebagai model paling premium.