MALUKU UTARA — Lula meraih kemenangan dramatis pada putaran kedua pemilihan presiden Brasil dengan 51,79% suara, mengalahkan Flavio Bolsonaro dan mengamankan masa jabatan keempat. Kemenangan ini disambut lega oleh industri film Brasil yang sempat khawatir anggaran produksi bakal dipangkas drastis. Sejumlah sineas internasional hingga basis penggemar artis global turut mendukung kampanyenya.
Kemenangan Lula tercatat sebagai yang pertama dalam sejarah pemilihan demokratis Brasil, di mana kandidat yang kalah di putaran pertama mampu membalikkan keadaan pada putaran kedua. Hasil resmi diumumkan otoritas pemilu Brasil setelah penghitungan suara tuntas.
Bagi komunitas film Brasil, hasil ini terasa seperti napas panjang yang akhirnya keluar. Selama masa kampanye, kekhawatiran bahwa dana pemerintah untuk perfilman akan dipangkas besar-besaran sempat mencuat, merujuk pada pemangkasan anggaran serupa yang dilakukan Presiden Argentina Javier Milei.
Industri Film Brasil Sempat Di Ambang Ketidakpastian
Dua tahun terakhir jadi periode emas sinema Brasil di panggung dunia. Film "I'm Still Here" arahan Walter Salles meraih Oscar untuk kategori Film Internasional, sementara "The Secret Agent" karya Kleber Mendonça Filho mencatat empat nominasi Academy Award, rekor terbanyak bagi film Brasil.
Gabriel Mascaro juga membawa pulang Grand Prize Festival Berlin 2025 lewat "The Blue Trail". Capaian-capaian itu sempat terancam ketika hasil putaran pertama menempatkan Flavio Bolsonaro unggul 47,03% atas Lula yang meraih 45,16%.
Suasana Rio Film Festival saat itu digambarkan muram. Namun kekhawatiran tersebut tidak terwujud setelah Lula memastikan kemenangan pada putaran kedua.
Dukungan Sineas Internasional hingga Fandom Musik Global
Industri film Brasil yang mayoritas berpihak ke kiri tidak tinggal diam. Guillermo del Toro, Pedro Almodóvar, Mark Ruffalo, Tilda Swinton, dan Javier Bardem termasuk nama-nama yang menyerukan dukungan untuk Lula, bersama para bintang Brasil.
Mereka menirukan gestur tangan membentuk huruf "L" yang sempat dilakukan Jordan Firstman di atas panggung Rio Film Festival ketika mempromosikan "Club Kid". Sutradara Marcelo Gomes juga melakukan gestur serupa dalam panel bersama Rodrigo Santoro, disambut tepuk tangan ruangan.
Di ranah digital, lebih dari 600 grup basis penggemar Brasil menyatakan dukungan untuk Lula menjelang pemungutan suara. Akun fan artis seperti Billie Eilish, Lady Gaga, Katseye, Demi Lovato, Harry Styles, Katy Perry, dan Selena Gomez ikut mengamplifikasi kampanye lewat platform mereka.
Media Sosial Jadi Medan Pertempuran
Partai Buruh yang dipimpin Lula menuding Instagram milik Meta membatasi jangkauan unggahan kampanye mereka. Otoritas Pemilu Brasil sempat memberi Meta waktu 24 jam untuk membuktikan tidak ada keberpihakan terhadap salah satu kandidat.
Meta membantah adanya bias, tetapi mengakui sebagian iklan kampanye Lula sempat dinonaktifkan sementara akibat gangguan teknis. Di jalur lain, anggota parlemen Andre Janones meluncurkan kanal siaran WhatsApp "Lula's Army" yang menampilkan wawancara 90 menit dengan Lula dan berkembang melewati 10 juta anggota pada masa putaran kedua.
Dalam pidato kemenangan, Lula berjanji mengalokasikan dana pemerintah untuk layanan kesehatan, buku, dan kebudayaan. Komitmen itu jadi sinyal bahwa Brasil akan tetap menjadi oasis kebijakan pro-film di kawasan, tempat para sineas Amerika Latin menggantungkan harapan untuk kemitraan koproduksi.