MALUKU UTARA — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga Pertalite dan solar subsidi tidak naik hingga akhir 2026, meski stok Pertalite berada di kisaran 16-18 hari. Jaminan itu disampaikan di tengah upaya pemerintah mengamankan pasokan lewat kontrak jangka panjang dengan sejumlah negara. Bahlil akan berkunjung ke India dan China untuk memastikan pasokan bensin RON 90.
Jaminan tersebut disampaikan Bahlil dalam konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/10/2026). Ia menyebut cadangan BBM nasional berada dalam standar minimum yang ditetapkan pemerintah, sehingga tidak ada alasan menaikkan harga BBM subsidi dalam waktu dekat.
Stok Pertalite 16-18 Hari, Pemerintah Sebut Masih Aman
Ketahanan stok Pertalite saat ini berada di kisaran 16-18 hari. Angka itu menjadi perhatian karena mendekati batas minimum cadangan nasional yang biasa dijaga pemerintah.
Bahlil memastikan kondisi pasokan BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tetap aman. Pernyataan itu sekaligus menepis kekhawatiran soal kelangkaan yang sempat muncul di sejumlah daerah.
Kontrak Jangka Panjang Jadi Strategi Utama
Pemerintah menempuh jalur kontrak jangka panjang dengan sejumlah negara untuk memperkuat kepastian pasokan energi nasional. Langkah itu diharapkan menjaga ketersediaan BBM di tengah dinamika pasar energi global.
Bahlil akan melakukan kunjungan ke sejumlah negara, termasuk India dan China. Tujuannya mendapatkan kepastian pasokan energi, termasuk bensin RON 90 yang menjadi bahan dasar Pertalite.
Jaminan Bahlil untuk Pengguna BBM Subsidi
Dalam konferensi pers, Bahlil menegaskan komitmen pemerintah terhadap harga BBM subsidi. Kutipan lengkapnya:
"Rakyat Indonesia tenang. Insyaallah saya memberikan jaminan atas arah dan perintah Presiden Prabowo bahwa cadangan BBM kita dalam standar minimum nasional, harga tidak akan naik untuk BBM subsidi."
Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa kebijakan harga BBM subsidi tidak akan berubah hingga akhir tahun, meski pemerintah tetap memantau dinamika pasar energi global.
Dampak ke Pemilik Kendaraan dan Biaya Operasional
Bagi pemilik mobil dan sepeda motor berbahan bakar Pertalite, keputusan ini menahan laju kenaikan biaya operasional harian. Solar subsidi yang tidak naik juga meringankan pelaku usaha angkutan dan logistik yang bergantung pada BBM bersubsidi.
Pemerintah belum merinci besaran stok solar subsidi maupun nonsubsidi dalam konferensi pers tersebut. Namun Bahlil memastikan seluruh kategori BBM berada dalam kondisi aman.