TIDORE KEPULAUAN — Kepala Desa Bukit Durian menyambut baik kehadiran Kapolda beserta jajaran di desanya. Menurut Kades, kehadiran orang nomor satu di Polda Maluku Utara itu merupakan bentuk kepedulian untuk turun langsung mendengarkan keluhan masyarakat. Informasi tersebut diterima Media Group dari Bidang Humas Polda Malut, Kamis (22/10/2026).
Forum Kumpul Bersama Masyarakat di Desa Bukit Durian dihadiri Dir Samapta Polda Maluku Utara Kombes Pol. Setyo Agus Hermawan, Dir Polairud Polda Malut Kombes Pol. Azhari Juanda, Kasubdit Satpam/Polsus Dit Binmas Polda Malut Kompol Abdul Halim Rangkuti, serta tokoh masyarakat Fiktor Pareta. Warga desa turut hadir dalam suasana keakraban.
Program "Polisi Melayani dengan Hati" Jadi Pintu Aspirasi Warga
Irjen Pol. Arif Budiman menegaskan bahwa program "Polisi Melayani dengan Hati" yang diusungnya bertujuan mendekatkan polisi dengan masyarakat. Program itu sejalan dengan program Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat".
Menurut Kapolda, forum seperti ini menjadi ruang diskusi bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan. Ia menekankan pentingnya persatuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Keberagaman 25 Suku dan 19 Bahasa Daerah Diminta Jadi Kekuatan
Kapolda mengingatkan bahwa Maluku Utara memiliki 25 suku dan 19 bahasa daerah. Keberagaman itu harus dijadikan kekuatan besar untuk bahu membahu membangun Maluku Utara yang maju, mandiri dan berperadaban, bukan pemicu konflik.
Situasi yang aman dan tertib, lanjutnya, akan berdampak positif terhadap perekonomian warga. Pesan itu disampaikan langsung di hadapan masyarakat Desa Bukit Durian.
Imbauan Bijak Bermedia Sosial
Dalam forum tersebut, Kapolda juga mengimbau warga agar bijak bermedia sosial. Warga diminta tidak langsung menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Irjen Pol. Arif Budiman berharap melalui kegiatan ini tidak ada lagi jarak antara masyarakat dan aparat kepolisian. Forum serupa akan terus digelar untuk menampung aspirasi warga di wilayah Maluku Utara.