Pencarian

Pemkot Ternate Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla TPA Buku Deru-Deru, Asap Masih Kepung 3 Kelurahan

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:46:02 WIB
Pemkot Ternate Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla TPA Buku Deru-Deru, Asap Masih Kepung 3 Kelurahan
Asap dari TPA Buku Deru-Deru masih mengepung tiga kelurahan meski api permukaan sebagian besar telah dipadamkan.

TERNATE — Kepulan asap dari Tempat Pembuangan Akhir Buku Deru-Deru belum juga hilang meski sebagian besar api di permukaan tanah sudah dipadamkan. Pemerintah Kota Ternate memperkuat penanganan lewat status tanggap darurat yang berlaku mulai 3 sampai 16 Oktober 2026. Fokus operasi diarahkan ke Sulamadaha, Takome, Kelurahan Moya, dan sejumlah titik lain yang terdampak.

Rapat Koordinasi Malam, Armada Pemadaman Ditambah Mulai Besok

Ketua Posko Tanggap Darurat, Rizal Marsaoly, memimpin rapat koordinasi pada Selasa, 6 Oktober 2026 malam untuk merespons keluhan warga. Hasilnya, tim gabungan akan menambah kendaraan Water Canon dari Polres dan Brimob Polda Maluku Utara, plus dua mobil tangki air dari pihak Balai.

"Mulai besok kami akan menambah armada untuk memperkuat proses pemadaman di TPA Buku Deru-Deru," kata Rizal usai rapat.

Armada pendukung lain juga disiapkan agar proses pemadaman berjalan lebih optimal. Penambahan ini menjadi langkah pertama setelah status darurat ditetapkan.

Titik Panas Masih Muncul di Kedalaman 5-10 Meter

Pemantauan lapangan menunjukkan api di permukaan tanah sebagian besar sudah padam. Namun, titik panas masih berpotensi muncul di bawah permukaan pada kedalaman sekitar 5 hingga 10 meter.

Kondisi itu membuat asap terus keluar dari kawasan TPA meski permukaan sudah tidak lagi terbakar. Pola penanganan pun diubah. Tim gabungan akan menguruk tanah pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap, lalu menyuntikkan air memakai Water Canon langsung ke dalam tanah.

Proses pengurukan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dengan dukungan alat berat berupa ekskavator dari sejumlah pihak di wilayah Ternate Barat.

Warga Rentan Diperiksa di Lokasi, Rujukan Ditanggung Pemda

Dinas Kesehatan bersama jajaran puskesmas dan kepala puskesmas diinstruksikan turun langsung ke lapangan. Sasaran utama adalah kelompok rentan: lansia, ibu hamil, dan balita.

Pemeriksaan hingga pengobatan dilakukan di lokasi. Jika ada warga yang butuh penanganan lebih lanjut, pemerintah memastikan proses rujukan ke rumah sakit menjadi tanggung jawab daerah.

Ganti Rugi Ternak dan Tanaman Diproses Lewat Kelurahan

Kerugian ekonomi warga juga masuk dalam agenda penanganan. Hewan ternak dan tanaman yang mati akibat kebakaran akan diproses ganti ruginya sesuai ketentuan yang berlaku.

BPKAD melalui bidang aset berkoordinasi dengan lurah Sulamadaha dan Takome untuk menjalankan mekanisme tersebut. Warga yang terdampak diminta menunggu prosedur resmi dari kelurahan.

Pagar Pelindung dan Sanitary Landfill Disiapkan untuk 2027

Untuk jangka panjang, Pemkot Ternate merencanakan pembangunan pagar pelindung kawasan TPA Buku Deru-Deru pada 2027. Pemerintah juga akan menerapkan sistem sanitary landfill menggantikan metode open dumping yang tidak lagi diperbolehkan berdasarkan regulasi.

Selama masa tanggap darurat, warga diimbau tetap tenang dan berhati-hati. Warga diminta menjaga lingkungan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pemerintah berharap cuaca segera membaik sehingga hujan dapat membantu proses pemadaman dan mengurangi kepulan asap di kawasan TPA Buku Deru-Deru.

Follow lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaherapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks