HALMAHERA BARAT — Aktivitas vulkanik Gunung Ibu kembali meningkat. Erupsi terekam pada pukul 07.33 WIT dengan amplitudo maksimum 28,0 milimeter dan durasi 44 detik. Kolom abu kelabu terpantau tebal mengarah ke utara, membuat status gunung yang berada di Level II atau Waspada ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, langsung angkat bicara. Ia menegaskan keselamatan warga adalah prioritas utama di tengah situasi yang masih fluktuatif ini.
Radius Aman dan Zona yang Harus Dihindari Warga
PVMBG telah menetapkan rekomendasi yang wajib dipatuhi. Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Tidak hanya itu, perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara juga harus dikosongkan dari aktivitas warga. "Keselamatan harus menjadi prioritas. Tidak perlu panik, tetapi jangan pula mengabaikan rekomendasi yang telah dikeluarkan," tegas Sherly dalam keterangannya, Senin.
Antisipasi Hujan Abu dan Ancaman Informasi Hoaks
Sherly mengingatkan potensi hujan abu yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan memakai masker untuk melindungi hidung dan mulut, serta kacamata sebagai pelindung mata.
Di tengah kondisi ini, ia juga menyoroti maraknya informasi yang belum tentu benar. Sherly meminta masyarakat disiplin dalam menerima dan menyebarkan informasi agar tidak memicu kepanikan yang lebih luas.
"Dalam situasi seperti ini, informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kepanikan. Mari kita pastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber resmi dan ikuti arahan pemerintah daerah," ujarnya.
Koordinasi Pemprov dan Pemkab untuk Pantau Perkembangan
Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan terus berkoordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan instansi teknis terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan aktivitas gunung terpantau dengan baik.
Pemkab Halmahera Barat juga diminta aktif berkomunikasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici. Tujuannya agar informasi mengenai kondisi gunung dan langkah keselamatan dapat diterima masyarakat secara cepat dan akurat.
"Tetap tenang, tetap waspada, patuhi rekomendasi keselamatan, dan pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi," pungkas Sherly.