MOROTAI — Aula Kantor Pemerintahan Terpadu Kabupaten Pulau Morotai menjadi saksi sambutan haru bagi para atlet yang baru kembali dari ajang Porprov V Malut di Tobelo, Senin (15/6/2026) sore. Wakil Bupati Rio Cristian Pawane langsung turun tangan menyambut puluhan atlet, pelatih, dan ofisial yang dianggap telah mengibarkan nama daerah di hadapan sembilan kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Janji Sertifikat dan Bonus untuk Semua Peraih Medali
Wabup Rio menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak main-main dalam memberikan apresiasi. “Semua atlet yang bertarung akan dapat sertifikat penghargaan. Itu bentuk terima kasih karena sudah mengharumkan nama daerah,” ujarnya di hadapan para atlet dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Untuk atlet penyumbang medali, Pemkab Morotai juga menyiapkan bonus khusus. Meski nominal belum dirinci, Wabup memastikan penghargaan itu diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras selama berkompetisi di Halmahera Utara.
45 Medali dan Target Baru di Popda 2026
Perolehan 45 medali—6 emas, 13 perak, dan 26 perunggu—menempatkan Morotai di peringkat keenam dari sepuluh kontingen. Wabup Rio menilai capaian ini bukan sekadar angka. “Ini tentang semangat, kerja keras, disiplin, persaudaraan, dan cinta daerah,” katanya.
Setelah Porprov usai, perhatian langsung beralih ke Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat pelajar yang akan digelar di Morotai. “Kalau tidak bisa juara umum, minimal posisi dua atau tiga,” tantang Wabup optimistis.
Atlet Senior Diminta Jadi Guru bagi Adik-Adik di Popda
Wabup Rio meminta para atlet senior Porprop untuk menularkan ilmu yang didapat di Tobelo kepada para pelajar yang akan bertarung di Popda. “Ilmu yang kalian dapat di Tobelo, tularkan ke adik-adik yang akan bertarung di Popda,” pintanya.
Ia juga membuka perspektif baru bagi atlet yang gagal di arena. “Kadang sukses datang ketika jadi pelatih atau ofisial,” ujarnya. Pesan ini menjadi vitamin mental bagi atlet muda yang belum naik podium.
Penghargaan untuk Semua Elemen Tim
Tak hanya atlet, Wabup Rio memberikan penghargaan khusus kepada pelatih, ofisial, hingga tenaga medis yang mendampingi kontingen. “Merekalah yang bekerja keras di balik layar. Tanpa mereka, panggung Porprov tak akan menyala,” tegasnya.
Seremoni ditutup dengan tepuk tangan panjang saat Wabup berteriak, “Morotai bangga kepada kalian semua!” Teriakan itu menggema di aula, menandai awal estafet prestasi menuju Popda di kandang sendiri.