MALUKU UTARA — Peluncuran M Concept Neue Klasse bertepatan dengan ajang 24 Hours of Le Mans, menegaskan DNA balap yang ingin ditonjolkan BMW pada model M masa depan. Menurut BMW, konsep ini memang dirancang untuk memperlihatkan arah desain, bukan spesifikasi final. Namun beberapa detail teknis sudah diungkap, termasuk konfigurasi motor listrik di setiap roda dan kimia sel baterai anyar yang diklaim mampu mengisi daya serta memulihkan energi lebih cepat ketimbang EV konvensional.
Desain Lebih Agresif, Gril Menyatu dengan Lampu
Salah satu perubahan paling mencolok ada di bagian wajah. BMW melebarkan gril khas ginjal dan menyatukannya dengan unit lampu utama dalam satu grafis hitam. Pendekatan ini terasa lebih proporsional dibanding gril vertikal panjang di M4 generasi saat ini yang sempat menuai pro dan kontra.
Lengkungan fender yang dramatis, lampu DRL kuning ala mobil balap ketahanan, serta lampu "track lights" persegi di bagian bawah bumper depan makin memperkuat aura kompetitif. BMW juga menyematkan bukaan pendingin besar di depan dan belakang, dengan pilar tengah yang menjembatani splitter dan diffuser. Hasil akhirnya tetap agresif, tapi tidak jatuh ke bentuk kotak dan bongsor seperti M2.
Interior Digital dengan Kekhawatiran Ergonomi
Masuk ke kabin, tema triwarna M mendominasi lewat jok biru Bathurst Blue dan sabuk pengaman lima titik merah Berry Red. Dasbor dilapisi material rajutan dengan pola honeycomb yang ternyata menyala—sebuah trik visual yang cukup menarik perhatian.
Namun ada satu catatan kritis: BMW memindahkan hampir semua tombol fisik ke setir dan mengubahnya menjadi kapasitif. Akibatnya, setir dipenuhi fungsi yang bisa membuat pengemudi kewalahan. "Banyaknya kontrol di setir benar-benar bikin pusing hanya dengan melihatnya," tulis pengamat dalam laporan awal. Panel instrumen digital juga diposisikan di bawah kaca depan, seperti model Neue Klasse lainnya. Tampilannya memang ciamik di foto, tapi belum bisa dinilai kenyamanan pakainya sehari-hari.
M3 Listrik dan M3 Bensin Akan Berjalan Berdampingan
BMW menegaskan bahwa pengembangan M3 listrik tidak akan menggantikan versi bermesin konvensional. Keduanya akan hidup berdampingan di generasi mendatang. Untuk saat ini, M Concept Neue Klasse lebih berperan sebagai pernyataan desain—dan menurut banyak pengamat, ini adalah mobil M terbaik dari segi tampilan dalam beberapa tahun terakhir.
i3 versi standar dijadwalkan masuk diler Amerika Serikat tahun depan. Sementara versi M-nya, serta saudara bermesin bensin, masih menunggu waktu peluncuran resmi. Dengan Le Mans yang masih berlangsung akhir pekan ini, wajar jika penggemar mulai bermimpi tentang versi GT3-nya di masa depan.