MALUKU UTARA — Keputusan ini diumumkan langsung oleh operator liga, I League, dengan mengacu pada regulasi resmi Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF). Setiap federasi anggota wajib mengirimkan dua tim terbaik dari kompetisi kasta tertinggi di negaranya masing-masing.
Bagi Borneo FC, tiket ini menjadi buah dari konsistensi mereka sepanjang musim lalu. Pesut Etam berhasil mengamankan posisi kedua di klasemen akhir, tepat di bawah Persib yang tampil dominan sepanjang kompetisi.
Regulasi AFF Jadi Dasar Penunjukan
Direktur Kompetisi I League, Asep Saputra, menegaskan bahwa penentuan wakil Indonesia tidak melalui proses seleksi khusus. Semua berjalan otomatis berdasarkan aturan main turnamen yang sudah ditetapkan penyelenggara.
"Regulasi ASEAN Club Championship secara jelas menyebutkan bahwa peserta dari setiap negara anggota AFF harus berasal dari dua tim teratas kompetisi kasta tertinggi," ujar Asep dalam keterangan resminya. Ia menambahkan, Persib dan Borneo FC sah menjadi delegasi Indonesia untuk edisi Shopee Cup musim 2026/2027.
Momentum Kebangkitan Indonesia di Level Regional
Kehadiran dua klub ini menjadi angin segar bagi sepak bola Tanah Air. Indonesia sempat absen pada edisi sebelumnya, sehingga kesempatan bersaing dengan klub-klub elite Asia Tenggara kali ini dinilai sangat krusial.
Persib datang dengan status juara dan kepercayaan diri tinggi. Sementara Borneo FC, meski berstatus runner-up, telah menunjukkan grafik permainan yang stabil sepanjang musim lalu. Keduanya diyakini mampu memberikan perlawanan sengit di turnamen yang mempertemukan tim-tim terbaik kawasan ASEAN ini.
Drawing Grup Digelar Awal Juni 2026
Langkah awal Persib dan Borneo FC di turnamen ini akan ditentukan pada 5 Juni 2026. Proses pengundian grup ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 dijadwalkan berlangsung di Jakarta. Hasil drawing nanti akan menentukan lawan-lawan yang harus dihadapi kedua wakil Indonesia pada fase awal.
Turnamen ini bukan sekadar ajang pembuktian kualitas tim. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi tolok ukur kemampuan klub-klub Indonesia dalam menghadapi lawan kuat dari berbagai negara di Asia Tenggara. Persaingan diprediksi akan berlangsung ketat mengingat level kompetisi yang terus meningkat setiap tahunnya.