Pencarian

Tukang Bentor di Morotai Pakai Uang Pribadi untuk Menambal Jalan Nasional Rusak, 97 Titik Lubang Disemen

Rabu, 03 Juni 2026 • 18:57:01 WIB
Tukang Bentor di Morotai Pakai Uang Pribadi untuk Menambal Jalan Nasional Rusak, 97 Titik Lubang Disemen
Tukang bentor di Morotai menggunakan uang pribadi untuk menambal 97 titik lubang di jalan nasional menuju RSUD Ir. Soekarno.

DARUBA — Jalan nasional di Kabupaten Pulau Morotai yang menjadi akses utama menuju RSUD Ir. Soekarno dan Kecamatan Morotai Selatan Barat kini diperbaiki oleh para tukang bentor. Mereka menggunakan uang pribadi untuk membeli material bangunan, seperti semen dan pasir, guna menambal lubang-lubang yang tersebar di sepanjang jalur tersebut. Inisiatif ini muncul karena kondisi jalan yang sudah sangat parah dan kerap memakan korban kecelakaan.

97 Titik Kerusakan di Jalur Menuju Rumah Sakit

Berdasarkan data yang dihimpun para tukang bentor, terdapat sedikitnya 97 titik kerusakan berupa lubang dari pusat kota Daruba menuju rumah sakit. Sebagian lubang kini telah disemen oleh para penarik bentor. Lokasi kerusakan terparah berada di area tanjakan gunung yang rawan kecelakaan berulang.

“Ini adalah inisiatif kami karena jalan berlubang ini sudah cukup parah. Jangan sampai ada kecelakaan di sini, tapi di sini sering orang celaka ulang-ulang karena pas di tanjakan gunung,” ujar Akbar, salah seorang tukang bentor.

Uang Harian Disisihkan untuk Beli Semen

Akbar mengaku ia dan rekan-rekannya menyisihkan sebagian uang hasil pendapatan harian mereka menarik bentor untuk membeli material. Dalam sekali pengerjaan, mereka bisa menghabiskan 2 hingga 3 sak semen. Kondisi jalan yang penuh lubang selama ini tidak hanya mengancam pengendara roda dua dan roda tiga, tetapi juga membahayakan mobil ambulans yang sedang merujuk pasien dari Puskesmas ke RSUD.

Melalui aksi sosial ini, para tukang bentor berharap Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) segera mengambil tindakan memperbaiki jalan nasional tersebut secara permanen. Mereka menilai perbaikan darurat yang mereka lakukan tidak akan bertahan lama tanpa penanganan struktural dari pemerintah.

Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks