Tiga kota besar di Indonesia resmi menjadi tuan rumah Audisi Umum PB Djarum 2026 guna menjaring talenta bulutangkis muda berbakat. Langkah ekspansi ke luar Pulau Jawa ini bertujuan menemukan bibit unggul yang selama ini belum terpantau oleh tim pemandu bakat nasional.
Pekanbaru, Makassar, dan Kudus terpilih sebagai titik lokasi seleksi beasiswa bulutangkis paling bergengsi di tanah air. Keputusan ini menandai kembalinya format audisi di berbagai kota setelah beberapa tahun terakhir hanya terpusat di Jawa Tengah.
Misi Menemukan 'Mutiara' Terpendam di Luar Pulau Jawa
Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa talenta hebat tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Penambahan wilayah audisi ke Sumatera dan Sulawesi merupakan strategi besar klub untuk memperluas radar pencarian pemain masa depan.
"Sejak 2022 hingga 2025 audisi PB Djarum terpusat di Kudus. Namun sebelumnya kami sempat menggelar di berbagai kota bahkan ada sembilan. Tahun ini kami ingin kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar. Kami berharap bisa menemukan mitra terpendam yang selama ini belum muncul ke permukaan," kata Yoppy dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5).
Rangkaian audisi akan dibuka di Pekanbaru pada 7-12 Juli 2026. Perjalanan berlanjut ke Makassar pada 4-9 Agustus, sebelum akhirnya ditutup dengan audisi besar di Kudus pada 8-13 September 2026.
Skema Screening Ketat dengan Sistem Gugur 21 Poin
Proses seleksi tahun ini dirancang sangat kompetitif untuk menguji ketahanan fisik dan mental para atlet cilik. Panitia menerapkan tahap screening dengan sistem gugur melalui pertandingan satu gim dengan poin akhir 21 tanpa deuce.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi PB Djarum 2025, Sigit Budiarto, menekankan pentingnya menemukan pemain yang memiliki paket lengkap. Ia menginginkan pembinaan yang berkesinambungan dengan dukungan ekosistem klub yang sudah mumpuni.
"Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tapi juga punya karakter unik dengan mental juara," ucap Sigit.
Kategori Usia Peserta dan Jalur Menuju Karantina
Audisi ini terbuka bagi atlet putra dan putri dalam tiga kategori kelompok umur. Fokus utama adalah kategori U-11 dengan rentang usia 8-10 tahun, kelompok usia 11 tahun, serta atlet muda berusia 12 tahun.
Para juara dari audisi Pekanbaru dan Makassar tidak langsung mendapatkan beasiswa. Mereka akan memperoleh tiket untuk melaju ke babak berikutnya di Kudus untuk diadu dengan para pemenang dari audisi di Jawa.
Puncak seleksi akan berlangsung pada fase karantina yang dijadwalkan pada 14 September hingga 9 Oktober 2026. Dalam periode ini, peserta akan melewati dua tahap eliminasi kritis pada 28 September dan 10 Oktober sebelum akhirnya dinyatakan layak menerima beasiswa PB Djarum.
Bagi orang tua dan pelatih yang ingin mendaftarkan atletnya, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi klub. Pendaftaran dibuka mulai 6 April 2026 hingga batas akhir pada 1 September 2026.