TERNATE — Esau Sidemo, nelayan yang bertahan hidup 26 hari di tengah Samudra Pasifik, akhirnya menerima kunjungan langsung dari Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman. Pemerintah kota memastikan warganya yang selamat dari pengalaman berat itu mendapat dukungan moril dan bantuan kebutuhan pokok.
Tauhid tiba di kediaman Esau di Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara, pada Minggu, 23 Agustus 2026. Ia datang untuk memastikan kondisi nelayan tersebut setelah dilaporkan hilang dan terbawa arus saat melaut dari wilayah Pulau Batang Dua.
Bantuan Langsung untuk Keluarga Esau
Dalam pertemuan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Ternate itu menyerahkan bantuan berupa sembako, beras, telur, makanan, serta uang tunai. Bantuan ini diharapkan meringankan kebutuhan Esau dan keluarganya pascaperistiwa tersebut.
"Selamat kembali ke Indonesia. Alhamdulillah kembali dengan selamat," ujar Tauhid kepada Esau.
Pengalaman Bertahan Hidup di Laut Lepas
Esau sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapalnya terbawa arus saat dirinya melaut. Selama lebih dari tiga pekan, ia terombang-ambing di Samudra Pasifik sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh awak kapal kargo LNG Endeavour berbendera Prancis yang melintas di kawasan tersebut.
Perjalanan panjang tanpa kepastian itu disebut Tauhid sebagai ujian berat yang membutuhkan ketabahan luar biasa. Ia bersyukur Esau mampu bertahan hingga ditemukan.
"Semoga bantuan ini bisa membantu dan memberikan semangat kepada Esau dan keluarga setelah melewati kejadian ini," katanya.
Kelegaan Keluarga dan Warga Pulau Batang Dua
Kabar keselamatan Esau menjadi kelegaan tersendiri bagi keluarga dan masyarakat Kota Ternate, khususnya warga Pulau Batang Dua. Tauhid berharap Esau dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari dan berkumpul bersama keluarga setelah melewati masa sulit tersebut.
Pada hari yang sama, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, juga terpantau datang menemui Esau Sidemo di kediamannya. Kedatangan para pejabat daerah itu sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah kota kepada warganya yang baru saja selamat dari peristiwa dramatis di tengah laut.