TERNATE — Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menilai profesi dokter memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Dokter tidak hanya hadir ketika seseorang sakit, tetapi juga berperan membangun kesadaran hidup sehat, mencegah penyakit, memberikan edukasi, serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu dan manusiawi.
Pernyataan itu disampaikan Samsuddin usai prosesi pengukuhan pengurus IDI Wilayah Maluku Utara periode 2026-2029 di Bela Hotel, Kota Ternate. Ia mengapresiasi seluruh pengabdian yang telah diberikan IDI dalam mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat Maluku Utara.
Pengukuhan Tujuh Cabang, Dua Masih Tunggu Muscab
Ketua IDI Wilayah Maluku Utara, Ali Akbar Taslim, menyebut pengukuhan pengurus wilayah itu dirangkaikan dengan pengukuhan tujuh cabang IDI kabupaten/kota. Namun, masih ada dua cabang yang belum melaksanakan musyawarah cabang, yakni Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Halmahera Timur.
Dari sembilan cabang IDI di Maluku Utara, Ali menyebutkan terdapat 764 dokter yang tersebar di sejumlah wilayah. Rinciannya, 577 dokter umum dan 187 dokter spesialis.
"IDI Wilayah Maluku Utara ingin menjadi bagian dari solusi pembangunan kesehatan daerah," ujarnya.
764 Dokter untuk Sembilan Kabupaten/Kota
Sebaran 764 dokter itu menjadi gambaran beban kerja tenaga medis di provinsi kepulauan yang wilayahnya mencakup sembilan kabupaten/kota. Ali berharap kepengurusan baru dapat memberi manfaat bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Maluku Utara.
Samsuddin menambahkan, IDI Malut diharapkan terus menjadi mitra yang kuat bagi pemerintah. Masukan dan pemikiran para dokter dibutuhkan dalam merumuskan kebijakan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk memperkuat pelayanan di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses.
"Mari kita perkuat kerja sama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi seluruh masyarakat Maluku Utara," ucap Samsuddin.
Harapan agar IDI Perkuat Etika Profesi
Kepengurusan baru diharapkan dapat memperkuat kebersamaan antar-dokter, meningkatkan mutu dan etika profesi, sekaligus memperluas pengabdian kepada masyarakat. Samsuddin menekankan integritas profesi sebagai fondasi kepercayaan warga kepada dokter.
"Kepada pengurus yang baru dilantik, selamat menjalankan amanah. Jadikan organisasi ini semakin kuat, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Jaga integritas profesi, karena kepercayaan masyarakat kepada dokter dibangun bukan hanya melalui keahlian, tetapi juga melalui ketulusan dalam mengabdi," ungkapnya.
Pelantikan ini menjadi titik awal kerja kepengurusan IDI Maluku Utara hingga 2029, dengan agenda utama memperkuat layanan kesehatan di wilayah-wilayah yang masih terbatas aksesnya.