TERNATE — Posyandu Tike Laha yang berada di Kelurahan Tarau, sekitar 1 hingga 1,5 kilometer dari Bandara Sultan Babullah Ternate, menjadi lokasi peninjauan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian. Area ini masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Bahari Berkesan dan melayani 1.549 jiwa penduduk yang tersebar di lahan seluas 198 hektare.
Kunjungan yang berlangsung Rabu (2/9/2026) itu dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat kelembagaan posyandu, khususnya dalam penerapan pelayanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM).
179 Posyandu di Ternate Target Penerapan 6 SPM
Kota Ternate saat ini memiliki 179 posyandu yang ditopang 906 kader kesehatan serta sekitar 950 kader pada bidang pelayanan SPM lainnya. Sejak 2025, delapan posyandu telah menjadi perintis implementasi program 6 SPM tersebut.
Ketua Pembina Posyandu Kota Ternate, Marliza M. Tauhid, menyebut kehadiran Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat bersama jajaran merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi daerahnya.
"Kehadiran Ibu Ketua Umum dan jajaran merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat Posyandu di Kota Ternate," kata Marliza.
Bukan Sekadar Administrasi, Kader Harus Kompeten
Marliza menegaskan, penguatan posyandu berbasis 6 SPM tidak boleh berhenti pada urusan administrasi dan registrasi kelembagaan. Menurut dia, hal yang lebih mendasar adalah membangun kelembagaan yang kokoh, penataan data yang tertib, serta peningkatan kapasitas kader agar pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat.
"Yang kita harapkan bukan hanya sekadar administrasi dan registrasi, tetapi bagaimana kelembagaan Posyandu semakin kuat, data semakin tertib, kader semakin kompeten, dan pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, arahan dan motivasi yang diberikan secara langsung oleh pimpinan pusat menjadi modal penting bagi Ternate. Penguatan ini akan dijalankan bersama Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku Utara agar implementasi 6 SPM berjalan merata.
Peran Kader di Garis Terdepan
Marliza memberikan apresiasi tinggi kepada para kader yang selama ini bekerja paling dekat dengan masyarakat. Menurutnya, semangat dan kapasitas mereka adalah kunci utama keberhasilan layanan kesehatan berbasis komunitas.
"Kader adalah orang-orang yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kapasitas dan semangat mereka harus terus kita perkuat," katanya.
Ia berharap kunjungan ini memberi dorongan bagi jajaran posyandu di Kota Ternate untuk terus berbenah. "Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pelayanan Posyandu agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tandasnya.