WEDA — Masyarakat di Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah, segera menikmati layanan kesehatan di gedung baru Puskesmas Lelilef. Sekretaris Dinas Kesehatan Halteng Basuki Rahmat Saleh mengungkapkan target operasional paling lambat pekan kedua September 2026, setelah pembangunan fisik mencapai 100 persen.
Gedung berlokasi di Desa Lelilef Waibulan ini dibangun dengan anggaran kontrak lebih dari Rp8 miliar. Saat ini, tim dinas masih memindahkan meubelair, alat kesehatan, dan sarana prasarana lainnya. Ketersediaan air bersih juga menjadi prioritas sebelum melayani pasien.
Fokus Penyelesaian Pekerjaan Pendukung
Meski bangunan utama selesai, sejumlah pekerjaan penunjang masih berjalan. Instalasi listrik dan air tengah disempurnakan, termasuk perbaikan beberapa bagian yang mengalami keretakan akibat gempa.
“Kalau semuanya sudah rampung, insyaallah paling lambat minggu kedua September, Puskesmas yang baru sudah bisa dioperasikan,” ujar Basuki, Senin (31 Agustus 2026).
Rencana Peningkatan Status Jadi Rawat Inap
Puskesmas Lelilef saat ini berstatus rawat jalan. Setelah pelayanan dipindahkan ke gedung baru, pemerintah daerah akan mengajukan visitasi untuk menaikkan status menjadi puskesmas rawat inap.
“Statusnya masih rawat jalan. Setelah pindah, akan kami lanjutkan dengan tahapan visitasi untuk secepatnya menaikkan statusnya menjadi rawat inap,” kata Basuki.
Siapkan Tambahan Dokter dan Tenaga Kesehatan
Untuk mendukung peningkatan layanan, Pemkab Halteng menyiapkan penambahan sumber daya manusia, seperti dokter, perawat, dan tenaga pendukung. Pembangunan pagar keliling kawasan puskesmas juga menjadi perhatian untuk keamanan dan penataan lingkungan.
Dengan fasilitas baru, diharapkan warga Weda Tengah mendapatkan layanan kesehatan yang lebih nyaman dan optimal.