Pencarian

Kebakaran Limbah Ban Bekas di Kawasan IWIP Halmahera Tengah, Warga Khawatir Asap Mengarah ke Permukiman

Senin, 31 Agustus 2026 • 15:47:03 WIB
Kebakaran Limbah Ban Bekas di Kawasan IWIP Halmahera Tengah, Warga Khawatir Asap Mengarah ke Permukiman
Asap pekat dari kebakaran tumpukan ban bekas di kawasan PT IWIP Halmahera Tengah menyelimuti langit sejak Senin subuh.

HALMAHERA TENGAH — Asap pekat dari kebakaran tumpukan ban bekas di dalam kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, menyelimuti langit sejak Senin (31/8/2026) subuh. Warga Lelief Sawai, Oktaviana K. Takuling, menyebut api mulai menyala lebih besar sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIT.

"Sementara masih aman, masih kondusif. Mudah-mudahan jangan sampai angin menuju ke arah kampung," ujarnya.

Ia khawatir jika arah angin berubah, asap bakal terhirup warga dan berdampak pada kesehatan. Hingga kini penyebab kebakaran belum dipastikan, termasuk apakah api muncul dengan sendirinya atau ada unsur kesengajaan.

IWIP Kerahkan 7 Unit Damkar dan 40 Personel

Manajer Eksternal IWIP, Lukman Hakim, mengatakan perusahaan langsung menggerakkan tim tanggap darurat setelah menerima laporan. "Hingga saat ini, sebanyak 7 unit kendaraan pemadam kebakaran, serta sekitar 40 personel telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pengendalian kebakaran," jelasnya.

Alat berat juga dikerahkan untuk mengisolasi dan memisahkan material yang belum terbakar agar api tidak merambat ke area lain. Perusahaan mengaku terus memantau kondisi lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menekan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Polisi Masih Dalami Penyebab dan Motif

Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, Iptu Amir Mahmud, membenarkan kejadian tersebut. Personelnya masih berada di lokasi membantu proses pemadaman. "Kejadian ini bukan sengaja dibakar. Tapi ini masih didalami oleh anggota di lapangan," tuturnya.

Terkait dampak asap yang bisa menyebabkan gangguan pernapasan hingga pingsan, Amir belum bisa memastikan. "Kalau ini saya belum monitor di grub, karena anggota di lapangan masih fokus melakukan pemadaman," pungkasnya.

Perusahaan telah melakukan investigasi awal dan mengundang pihak kepolisian untuk turut mengidentifikasi penyebab, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak luar dalam insiden ini. PT IWIP memastikan keselamatan masyarakat, pekerja, dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Follow lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaheranesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks