HALMAHERA TENGAH — Asap pekat dari kebakaran tumpukan ban bekas di dalam kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, menyelimuti langit sejak Senin (31/8/2026) subuh. Warga Lelief Sawai, Oktaviana K. Takuling, menyebut api mulai menyala lebih besar sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIT.
"Sementara masih aman, masih kondusif. Mudah-mudahan jangan sampai angin menuju ke arah kampung," ujarnya.
Ia khawatir jika arah angin berubah, asap bakal terhirup warga dan berdampak pada kesehatan. Hingga kini penyebab kebakaran belum dipastikan, termasuk apakah api muncul dengan sendirinya atau ada unsur kesengajaan.
IWIP Kerahkan 7 Unit Damkar dan 40 Personel
Manajer Eksternal IWIP, Lukman Hakim, mengatakan perusahaan langsung menggerakkan tim tanggap darurat setelah menerima laporan. "Hingga saat ini, sebanyak 7 unit kendaraan pemadam kebakaran, serta sekitar 40 personel telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pengendalian kebakaran," jelasnya.
Alat berat juga dikerahkan untuk mengisolasi dan memisahkan material yang belum terbakar agar api tidak merambat ke area lain. Perusahaan mengaku terus memantau kondisi lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menekan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.
Polisi Masih Dalami Penyebab dan Motif
Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, Iptu Amir Mahmud, membenarkan kejadian tersebut. Personelnya masih berada di lokasi membantu proses pemadaman. "Kejadian ini bukan sengaja dibakar. Tapi ini masih didalami oleh anggota di lapangan," tuturnya.
Terkait dampak asap yang bisa menyebabkan gangguan pernapasan hingga pingsan, Amir belum bisa memastikan. "Kalau ini saya belum monitor di grub, karena anggota di lapangan masih fokus melakukan pemadaman," pungkasnya.
Perusahaan telah melakukan investigasi awal dan mengundang pihak kepolisian untuk turut mengidentifikasi penyebab, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak luar dalam insiden ini. PT IWIP memastikan keselamatan masyarakat, pekerja, dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.