MALUKU UTARA — Jepang nyaris mencuri kemenangan lewat gol Daichi Kamada pada menit ke-89. Memanfaatkan kemelut sepak pojok, bola sundulan Koki Ogawa membentur kepala Kamada dan mengecoh kiper Bart Verbruggen. Gol penyeimbang itu menjawab keunggulan Belanda yang baru saja dibangun Crysencio Summerville pada menit ke-64.
Babak Kedua yang Bergairah
Pertandingan berjalan lambat dan hati-hati sepanjang 45 menit pertama. Dominasi postur tubuh Belanda — enam pemain lapangan dengan tinggi di atas 185 cm — tak mampu diterjemahkan menjadi gol. Tim Oranye terlalu sering mengandalkan umpan silang yang mudah diantisipasi Samurai Biru.
Jeda turun minum tak mengubah pendekatan. Namun, babak kedua langsung meledak. Virgil van Dijk memecah kebuntuan pada menit ke-51. Bek Liverpool itu lolos dari kawalan Daichi Kamada dan menyundul umpan silang Ryan Gravenberch ke pojok kiri bawah gawang. Bola sempat membentur tiang sebelum masuk.
Keunggulan Belanda hanya bertahan enam menit. Jepang membalas cepat melalui Keito Nakamura. Tembakan kaki kanan pemain sayap itu membentur kaki Jan Paul van Hecke dan mengubah arah, mengecoh Verbruggen di menit ke-57.
Pergantian Pemain yang Mengubah Laga
Pelatih Hajime Moriyasu melakukan tiga pergantian pada menit ke-75, memasukkan Takehiro Tomiyasu, Koki Ogawa, dan Yukinari Sugawara. Di sisi lain, Ronald Koeman menarik Donyell Malen untuk memainkan Memphis Depay pada menit ke-70.
Keputusan Koeman sempat berbuah manis. Summerville menerima operan Gravenberch di sisi kanan kotak penalti, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang tak bisa dijangkau kiper Zion Suzuki. Belanda unggul 2-1 di menit ke-64.
Namun, Jepang tak menyerah. Ogawa dan Sugawara langsung memberikan ancaman setelah masuk. Hingga akhirnya Kamada menyamakan kedudukan, memanfaatkan bola liar di depan gawang.
Dampak Hasil Imbang bagi Kedua Tim
Hasil ini membuat persaingan Grup F kian ketat. Belanda gagal memanfaatkan keunggulan fisik dan kehilangan dua poin penting. Jepang membuktikan ketangguhan mental dengan bangkit dua kali dari ketertinggalan.
Water break di babak kedua sempat menghentikan momentum, tapi tak meredakan intensitas. Sisa laga tanpa gol tambahan memastikan skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Ismail Elfath.