HALMAHERA TIMUR — Sebanyak 5.000 pohon ditanam di sejumlah titik di Kabupaten Halmahera Timur. Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan masyarakat setempat. Jenis tanaman yang dibagikan beragam, mulai dari pohon buah seperti mangga dan kakao, pohon peneduh, hingga tanaman mangrove.
Mengapa Penanaman Pohon Ini Penting bagi Warga?
Penghijauan ini tidak sekadar seremoni. Perusahaan menyebut langkah ini sebagai upaya konkret memulihkan lingkungan dengan meningkatkan tutupan vegetasi, merehabilitasi lahan, serta menjaga keberlanjutan ekosistem. “Kami percaya setiap aksi yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan generasi mendatang,” ujar Krisno Budiarto, Maluku Utara CSR & External Relations Manager PT ANTAM (Persero) Tbk.
Aksi Bersih-bersih di Pelabuhan Sofifi
Selain di Halmahera Timur, ANTAM Group juga ambil bagian dalam kegiatan bersih lingkungan yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Karyawan perusahaan turun langsung membersihkan sampah di area pelabuhan dan kawasan pesisir. Tujuannya menjaga kebersihan, mengurangi potensi pencemaran, dan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya ekosistem pesisir dan laut.
Tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” Jadi Pengingat
Krisno Budiarto menegaskan, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa perubahan iklim membutuhkan aksi bersama. “Perubahan iklim merupakan tantangan global yang dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, diperlukan langkah konkret dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.
Keterlibatan Multi Pihak dan Program Lanjutan
Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, instansi terkait, masyarakat, pelajar, komunitas lingkungan, serta mitra pembangunan. ANTAM Group yang terdiri dari PT ANTAM (Persero) Tbk, PT Nusa Karya Arindo, PT Sumberdaya Arindo, dan PT Feni Haltim berencana melanjutkan program melalui rehabilitasi mangrove dan transplantasi terumbu karang. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem daratan, pesisir, dan laut secara terpadu.