TOBELO — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh dua personel Dit Samapta Polda Maluku Utara di ajang Porprov V. Naufal Ilman Salim sukses mengunci medali emas setelah tampil dominan di kelas 84 kg senior cabang karate.
Dalam pertandingan yang digelar di Halmahera Raya, Naufal menunjukkan teknik dan strategi matang. Ia berhasil mengalahkan atlet tuan rumah asal Halmahera Utara, Rivaldi Wales, yang memberikan perlawanan ketat hingga akhir laga.
Perjuangan Raditya di Final Wushu
Sementara itu, Raditya Farel Adjan harus melalui laga berat di cabang wushu kelas 70 kg senior. Ia bertemu dengan atlet asal Kepulauan Sula, Hairudin Silayar, yang tampil tangguh di partai puncak.
Meski harus mengakui keunggulan lawan, Raditya menunjukkan sportivitas dan teknik tinggi hingga detik terakhir pertandingan. Atas perjuangannya, ia berhak membawa pulang medali perak.
Apresiasi dari LO KONI Ternate
Liaison Officer (LO) KONI Kota Ternate, Buchari Muhidin, mengapresiasi pencapaian kedua atlet tersebut. Menurutnya, konsistensi dan latihan keras yang mereka jalani selama ini terbayar tuntas.
"Kemenangan ini adalah buah dari disiplin dan dukungan dari keluarga, masyarakat Kota Ternate, dan kesatuan mereka. Persaingan yang ketat di kejuaraan ini memacu mereka untuk memberikan yang terbaik," ujar Buchari.
Ia menambahkan, medali yang diraih bukanlah akhir, melainkan pelecut semangat untuk terus berlatih dan menginspirasi rekan-rekan lainnya. Prestasi ini juga membuktikan bahwa anggota Polri memiliki bakat dan dedikasi di berbagai bidang, termasuk seni bela diri.
Bukti Kualitas Atlet Daerah Semakin Kompetitif
Keberhasilan Naufal dan Raditya di Porprov V ini menjadi bukti nyata perkembangan kualitas atlet daerah yang semakin kompetitif. Capaian mereka tidak hanya mengharumkan nama KONI Kota Ternate dan Direktorat Samapta Polda Malut, tetapi juga menunjukkan potensi besar yang dimiliki Maluku Utara di kancah olahraga.