Pencarian

Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Anjlok, Terseret Pelemahan Global Terburuk dalam 6 Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 • 13:21:31 WIB
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Anjlok, Terseret Pelemahan Global Terburuk dalam 6 Bulan
Harga emas Antam di Pegadaian turun menjadi Rp 2.797.000 per gram pada perdagangan pagi ini.

MALUKU UTARA — Berdasarkan laman resmi Sahabat Pegadaian, tiga merek emas yang dijual bersamaan mengalami penurunan harga pagi ini. Emas Antam turun dari Rp 2.822.000 menjadi Rp 2.797.000 per gram, sementara emas UBS terkoreksi Rp 27.000 ke level Rp 2.676.000 per gram. Galeri24 juga ikut anjlok Rp 27.000 menjadi Rp 2.663.000 per gram.

Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual besar-besaran investor global yang melepas kepemilikan emas. Kontrak berjangka emas untuk pengiriman Agustus bahkan sempat menyentuh US$ 4.046,20 per ounce pada perdagangan Kamis (11/6)—level terendah sejak November tahun lalu. Dalam sepekan, harga emas sudah tergerus 6,3 persen.

Inflasi AS dan Suku Bunga Jadi Biang Kerok

Tekanan terhadap emas berasal dari data inflasi konsumen Amerika Serikat yang pada Mei mencatat laju tercepat dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan harga energi akibat konflik Iran yang memasuki bulan keempat menjadi pemicu utama. Ditambah laporan ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan, pasar mulai memperhitungkan The Fed akan menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun.

Berdasarkan alat pemantau FedWatch milik CME Group, peluang kenaikan suku bunga pada Desember 2026 mencapai 67 persen. Jika suku bunga benar-benar naik, aset berbasis dolar AS seperti obligasi pemerintah akan lebih menarik dibanding emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Proyeksi Teknikal Masih Negatif

Dari sisi teknikal, prospek jangka pendek emas semakin melemah setelah harga menembus ke bawah rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average) untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir. Ini menandakan tren bearish masih dominan.

Pertemuan The Fed pekan depan yang dipimpin Ketua baru, Kevin Warsh, akan menjadi ujian kunci. Mayoritas ekonom memperkirakan suku bunga acuan tetap di kisaran 3,50-3,75 persen, namun pernyataan pasca-rapat akan menentukan arah pasar selanjutnya. Bagi nasabah Pegadaian yang memegang emas fisik, kondisi ini berarti nilai investasi mereka sedang tertekan di tengah ketidakpastian global.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks