HALMAHERA TIMUR — Ricky Chairul Richfat, penggemar berat tim berjuluk Der Panzer, menilai Jerman memiliki tradisi kuat sebagai tim spesialis turnamen. Menurutnya, antusiasme masyarakat menyambut Piala Dunia 2026 memunculkan sejumlah negara unggulan seperti Argentina, Brasil, dan Belanda. Namun, ia meyakini edisi kali ini menjadi momentum kebangkitan Jerman.
Komposisi Skuad Muda Jadi Modal Utama
Faktor utama yang mendasari optimisme Ricky adalah rata-rata usia skuad Jerman yang berada di kisaran 24 tahun. Meski masih muda, para pemain seperti Aleksandar Pavlovic, Florian Wirtz, dan Jamal Musiala dinilai telah memiliki pengalaman matang dan kualitas mumpuni.
“Selaku fans Jerman, saya melihat mereka sebagai tim spesialis turnamen. Karena itu saya selalu mengikuti mereka dan yakin Jerman akan kembali menjadi juara. Itu yang akan dibuktikan pada Piala Dunia 2026,” ujar Ricky, Kamis (11/6/2026).
Keseimbangan Pemain Senior dan Junior
Selain pemain muda, Ricky menyoroti peran penting pemain senior seperti Joshua Kimmich, Antonio Rüdiger, dan bek Nico Schlotterbeck. Kehadiran mereka disebut mampu memberikan keseimbangan komando di dalam tim.
“Saya optimistis skuad Jerman mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2026. Mereka memiliki keseimbangan antara pemain muda dan senior yang sangat baik,” tambahnya.
Peluang di Grup E dan Faktor Cuaca
Pada babak penyisihan, Jerman tergabung di Grup E bersama Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador. Laga perdana dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026 melawan Curacao di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat.
Ricky optimistis komposisi grup ini memberikan peluang besar bagi Jerman untuk melangkah jauh. Ia juga menyebut kondisi cuaca di negara tuan rumah—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—relatif bersahabat bagi tim-tim Eropa. Hal ini diharapkan menjadi faktor pendukung tambahan bagi performa maksimal Jerman sepanjang turnamen.