SOFIFI — Kesiapan logistik Porprov ke-V Maluku Utara di Halmahera Utara mendapat sorotan tajam dari kontingen Halmahera Barat. Bukan soal semangat bertanding, melainkan akomodasi yang dinilai tidak manusiawi. Rombongan yang telah tiba di lokasi terpaksa menggelar tikar dan tidur beralas seadanya di Hotel Astonvila setelah tempat yang dijanjikan, Hotel Kita, dibatalkan sepihak.
Seorang pengurus KONI Halbar yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, kedatangan mereka ke Halut disambut dengan persiapan yang kacau.
“Porprov bukan sekadar serimoni. Ini ajang ukur kualitas atlet. Jadi wajar publik bertanya soal persiapan, karena kami nilai panitia belum serius kawal agenda besar Malut,” ujarnya kepada wartawan, Senin (8/7/2026).
Janji Hotel Berubah, Rombongan Terlantar
Kronologi bermula saat rombongan Halbar tiba di Halmahera Utara. Panitia sebelumnya menjanjikan akomodasi di Hotel Kita. Namun, saat tiba di lokasi, dua orang dari Pemkab Halut datang menyampaikan bahwa hotel tersebut sudah dipesan orang lain. Tanpa persiapan alternatif, seluruh kontingen dipindahkan ke Hotel Astonvila.
“Kami diperlakukan tidak baik. Padahal kami sudah setorkan anggaran 40 persen ke panitia. Itu berlaku di semua kabupaten/kota se-Malut, buat sarana prasarana dan akomodasi. Tapi faktanya tidak sesuai,” ucapnya.
Anggaran 40 Persen Tak Sebanding dengan Fasilitas
Persoalan ini memicu pertanyaan besar soal tata kelola keuangan Porprov. Setiap kontingen kabupaten/kota diwajibkan menyetor 40 persen anggaran ke panitia—yang seharusnya digunakan untuk sarana prasarana dan akomodasi. Namun, kenyataan di lapangan jauh dari ekspektasi.
Pengurus KONI itu menegaskan bahwa kondisi ini tidak mengurangi semangat atlet untuk bertanding. Meski begitu, ia meminta panitia segera membenahi akomodasi agar atlet bisa fokus pada pertandingan.
Apa Langkah Panitia Porprov Malut Selanjutnya?
Hingga berita ini diturunkan, panitia Porprov Malut belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan kontingen Halbar. Publik dan atlet dari berbagai daerah kini menanti kepastian perbaikan fasilitas, mengingat Porprov baru akan resmi dibuka dalam waktu dekat.