Pencarian

Kylian Mbappe Akui Tak Pernah Tonton Ulang Final Piala Dunia 2022 Demi Jaga Kesehatan Mental

Minggu, 07 Juni 2026 • 07:51:32 WIB
Kylian Mbappe Akui Tak Pernah Tonton Ulang Final Piala Dunia 2022 Demi Jaga Kesehatan Mental
Kylian Mbappe memilih tidak menonton ulang final Piala Dunia 2022 demi menjaga kesehatan mental.

MALUKU UTARA — Final di Lusail Stadium, 18 Desember 2022 itu memang menjadi laga paling dramatis sepanjang sejarah Piala Dunia. Mbappe mencetak hattrick—dua gol di waktu normal dan satu penalti di babak tambahan—namun Argentina keluar sebagai juara setelah menang 4-2 di adu penalti.

Alasan Mbappe Pilih "Mute" Kenangan Buruk

Dalam wawancara terbaru dengan Sorare, kapten Les Bleus itu ditanya apakah ia masih mengingat detail pertandingan final. Jawabannya mengejutkan: ia memilih untuk tidak pernah menonton ulang momen tersebut.

"Saya tidak pernah menonton ulang final Piala Dunia 2022. Tidak pernah. Jika saya menontonnya, itu mungkin akan membangkitkan beberapa kenangan buruk," ujar Mbappe.

Penyerang berusia 25 tahun itu menilai tidak ada gunanya mengulang tayangan laga yang sudah lewat. Menurutnya, menonton ulang hanya akan membuka luka lama tanpa bisa mengubah hasil akhir.

Mentalitas Move On Ala Mbappe

Mbappe menegaskan bahwa ia dan seluruh skuad Prancis sudah sepakat untuk melupakan kekalahan tersebut. Sikap ini, kata dia, adalah satu-satunya cara untuk bisa kembali bangkit.

"Kami harus melanjutkan hidup. Kami kalah," pungkasnya singkat.

Alih-alih tenggelam dalam penyesalan, Mbappe kini memilih fokus ke target berikutnya: Piala Dunia 2026. Di edisi mendatang, Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia.

Misi Balas Dendam di Piala Dunia 2026

Les Bleus mengincar bintang ketiga di jersey mereka setelah sukses juara pada 1998 dan 2018. Dengan Mbappe yang kini menjadi kapten dan pemain paling menentukan, tekanan untuk membawa pulang trofi kembali ke Paris tentu sangat besar.

Keputusan Mbappe untuk tidak menonton ulang final 2022 bukanlah bentuk melarikan diri. Justru sebaliknya, ini adalah strategi mental yang ia pilih untuk menjaga stabilitas emosional menjelang misi besar berikutnya.

Jika Prancis mampu melewati fase grup yang cukup berat—terutama melawan Senegal yang kini diperkuat banyak pemain Eropa—bukan tidak mungkin Mbappe akan kembali bertemu Argentina di fase gugur. Dan kali ini, ia datang dengan kepala dingin, tanpa beban masa lalu.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks