TIDORE — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Tidore Kepulauan sejak dini hari memicu bencana longsor di titik perbatasan Kelurahan Tomagoba dan Kelurahan Gurabati. Material lumpur dan bebatuan dilaporkan menutup badan jalan, sehingga akses kendaraan roda dua maupun roda empat sempat terputus total.
Akses Jalan Tertutup Material Tebing Longsor
Material longsor berupa tanah dan batu berukuran besar menggelinding dari tebing di sisi jalan. Warga setempat menyebutkan kejadian berlangsung sekitar pukul 05.30 WIT saat sebagian besar penduduk masih bersiap memulai aktivitas.
Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sejumlah pengendara motor yang melintas di lokasi kejadian sempat terjebak dan harus memutar arah mencari jalur alternatif.
Warga dan Petugas Gotong Royong Bersihkan Jalan
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan bersama warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan secara manual. Alat berat belum bisa masuk karena akses jalan yang sempit dan kondisi medan yang licin.
“Kami bersama warga bergotong royong membersihkan material. Untuk sementara, jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan sangat hati-hati,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Waspada Potensi Longsor Susulan
BPBD Kota Tidore Kepulauan mengimbau warga yang bermukim di sekitar lereng perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan. Intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi memicu longsor susulan, terutama di titik-titik rawan yang sebelumnya pernah terjadi pergerakan tanah.
Pihak kelurahan setempat juga telah memasang garis pembatas sementara di area terdampak untuk mencegah warga mendekati tebing yang labil. Proses evakuasi material masih berlangsung hingga siang hari ini.