TERNATE — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memastikan dua kapalnya, KM Nggapulu dan KM Sangiang, akan melayani trayek Bitung-Ternate pada Juli 2026. Kedua kapal ini dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dengan waktu tempuh yang berbeda.
Jadwal KM Nggapulu: Berlayar Setiap Pekan Kedua
KM Nggapulu dijadwalkan tiba di Ternate pada 11 Juli 2026 pukul 15.00 WIT, setelah berangkat dari Bitung pada 10 Juli 2026 pukul 18.00 WITA. Kapal ini akan melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota di Maluku Utara dan Papua, termasuk Sofifi, Babang, dan Manokwari.
Untuk penumpang yang hendak turun di Ternate, kapal akan bersandar selama beberapa jam sebelum kembali melanjutkan pelayaran ke arah timur. Tiket kelas ekonomi untuk rute ini dibanderol mulai dari Rp 250.000 per orang, tergantung kelas dan ketersediaan.
KM Sangiang: Alternatif dengan Waktu Tempuh Lebih Singkat
Sementara itu, KM Sangiang dijadwalkan tiba di Ternate pada 18 Juli 2026 pukul 09.00 WIT. Kapal ini berangkat dari Bitung pada 17 Juli 2026 pukul 21.00 WITA dan menawarkan waktu tempuh yang lebih efisien dibanding KM Nggapulu.
Rute KM Sangiang juga mencakup sejumlah pelabuhan di Maluku Utara seperti Labuha dan Bacan, sebelum akhirnya berlabuh di Ternate. Kapal ini kerap menjadi pilihan utama bagi penumpang yang membawa kendaraan roda dua atau empat, karena kapasitas dek kendaraannya yang lebih besar.
Cara Pesan Tiket dan Syarat Perjalanan
Pemesanan tiket kedua kapal sudah bisa dilakukan melalui aplikasi Pelni, situs resmi pelni.co.id, atau langsung di loket pelabuhan. Penumpang diimbau untuk memesan tiket setidaknya H-7 keberangkatan, terutama pada periode Juli yang merupakan puncak liburan sekolah.
Calon penumpang juga wajib membawa kartu identitas asli (KTP/SIM/paspor) dan menunjukkan bukti vaksinasi lengkap jika masih berlaku. Bagi penumpang yang membawa kendaraan, dokumen kepemilikan kendaraan dan surat keterangan lulus uji kir wajib dilampirkan saat boarding.
Dampak bagi Warga Maluku Utara
Kehadiran dua kapal ini diharapkan mengurangi kepadatan penumpang di jalur udara yang kerap melonjak harga tiketnya saat musim liburan. "Kami bersyukur ada jadwal kapal Pelni yang tetap stabil. Ini membantu warga yang ingin mudik atau berlibur tanpa harus keluar biaya besar untuk tiket pesawat," ujar Hasan, seorang calon penumpang asal Ternate yang ditemui di Pelabuhan Ahmad Yani.
Pemkot Ternate sendiri telah menyiapkan posko pelayanan di area pelabuhan untuk membantu penumpang yang membutuhkan informasi tambahan, termasuk akomodasi darurat bagi yang mengalami keterlambatan jadwal.