TERNATE — Pemerintah Kota Ternate tidak hanya melaporkan progres persiapan, tetapi juga mengundang Gubernur Sherly Laos untuk menjadi narasumber dalam rakernas. Tema besar yang diusung adalah "Ternate Episentrum Rempah Dunia", yang dinilai strategis untuk mempromosikan sejarah dan budaya Maluku Utara di hadapan perwakilan 79 kota anggota JKPI.
Wali Kota Tauhid tiba di kantor gubernur dengan membawa serta Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, Kepala BP2RD, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kebudayaan, serta tim panitia lokal JKPI. Mereka diterima langsung oleh Gubernur Sherly di ruang kerjanya.
Gubernur Sherly Siap Hadir dan Jadi Pemateri
"Kunjungan ini merupakan langkah koordinasi sekaligus menyampaikan kepada Ibu Gubernur terkait persiapan pelaksanaan JKPI di Kota Ternate. Kami juga memastikan kesediaan beliau untuk hadir pada acara pembukaan dan Rakernas," kata Tauhid dalam pernyataan yang diterima redaksi, Kamis (16/7/2026).
Gubernur Sherly merespons positif. Ia menyatakan kesediaan menghadiri dua agenda utama, yakni pembukaan dan rakernas. Tak hanya itu, ia juga bersedia menjadi salah satu pemateri dalam forum tersebut. "Kami meminta kesediaan Ibu Gubernur menjadi salah satu pemateri pada Rakernas. Alhamdulillah beliau menyambut baik dan menyatakan siap hadir pada pembukaan maupun Rakernas," ujar Rizal Marsaoly yang juga menjabat Ketua Panitia Lokal JKPI 2026.
Koordinasi Strategis karena Ada Menteri
Rizal menegaskan, kunjungan langsung wali kota ke gubernur merupakan bentuk penghormatan sekaligus kebutuhan koordinasi. Sebab, kegiatan JKPI akan dihadiri menteri dan tamu dari berbagai daerah. "Pak Wali Kota datang langsung melaporkan kepada Ibu Gubernur karena nanti akan hadir menteri. Pemerintah Provinsi juga menjadi bagian dari tuan rumah sehingga koordinasi ini penting dilakukan," ujarnya.
Pertemuan itu juga membahas sejumlah program strategis lain yang membutuhkan sinergi antara Pemkot Ternate dan Pemprov Maluku Utara dalam mendukung pembangunan daerah.
Dorong 9 Kabupaten/Kota Lain Ikut Serta
Pemerintah Kota Ternate berharap dukungan Pemerintah Provinsi untuk mendorong keterlibatan sembilan kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara dalam seluruh rangkaian kegiatan JKPI. Rizal menilai, keterlibatan seluruh daerah sangat penting agar penyelenggaraan JKPI tidak hanya menjadi agenda Kota Ternate, tetapi juga menjadi ruang promosi bersama bagi kekayaan budaya Maluku Utara.
"Kami berharap sembilan kabupaten/kota lainnya dapat berpartisipasi melalui karnaval budaya, pertunjukan seni, maupun agenda lainnya. Dengan begitu, seluruh potensi budaya Maluku Utara dapat ditampilkan kepada 79 kota anggota JKPI yang akan hadir di Ternate," pungkas Rizal.