MALUKU UTARA — Film ini mengangkat kearifan lokal bernama Rambut Sewu yang dipercaya sebagian masyarakat Jawa sebagai jalan pintas menuju kehidupan lebih baik. Produser Zakir Rasyidin menilai kepercayaan supranatural tersebut menarik divisualisasikan ke layar lebar.
Kisah Wulan dan Rumah Tua yang Menyimpan Rahasia
Cerita berpusat pada Wulan, perempuan muda yang pindah ke sebuah rumah tua bersama ibunya, Ratih (Ruth Marini), setelah diterima bekerja di sebuah pabrik. Rumah yang seharusnya menjadi awal kehidupan baru itu justru memunculkan rentetan kejadian aneh.
Semuanya bermula ketika Wulan menemukan jejak penghuni sebelumnya, termasuk foto Sundari yang wajahnya mirip dengannya. Gangguan misterius yang dialami Wulan perlahan membawanya pada kisah kelam Marni, perempuan yang menderita panjang hingga terjerumus ritual terlarang berujung tragedi besar.
Dua sosok bernama Nyi Wengi dan Dhandhang Gendhing turut mengaburkan batas antara masa lalu dan ancaman yang masih terasa hingga sekarang. Donny Alamsyah, Sadana Agung, Bonar Manalu, Yewen, Ivonne Dahler, dan Ihsan Tarore melengkapi deretan pemain pendukung sebagai Suradi, Tedjo, Bonar, Pieter, Minarti, dan Ustaz.
Taskya Namsya Akui Peran Marni Menguras Emosi
Taskya Namsya menyebut karakter Marni menjadi tantangan tersendiri karena membawa perjalanan emosional yang kompleks. Adegan flashback dalam film ini menuntut permainan rasa yang dalam.
"Karena Marni itu punya flashback yang menguras emosi. Permainannya itu ada rasa, karena dia merasa tidak pernah diterima oleh orang-orang. Dia selalu merasa ditindas, begitu pun keluarganya," ujar Taskya.
Menurut Taskya, Marni bukan sekadar sosok yang berubah karena ambisi semata. Karakter ini menyimpan luka mendalam akibat pengalaman pahit yang mendorongnya keluar dari penderitaan dan menjadi lebih kuat.
"Marni akhirnya merasa, dia tidak mau ditindas lagi. Dia ingin jadi seseorang yang cantik, ingin keluarganya tidak ditindas lagi. Tapi sebenarnya yang dilakukan Marni itu salah. Tanpa disadari, hatinya yang sebenarnya rapuh menyimpan dendam yang begitu besar," kata Taskya.
Jadwal Tayang di Bioskop
"Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" akan resmi tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026. Film horor berlatar mitos Jawa ini menjadi salah satu judul yang dinantikan penggemar genre horor Tanah Air.
Dengan perpaduan elemen misteri, ritual terlarang, dan rahasia masa lalu, film ini mencoba menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda dari sekadar teror biasa.