TERNATE — Polda Maluku Utara memastikan lima calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) asal daerah itu akan bersaing di tingkat nasional. Mereka dinyatakan lolos dari tahapan seleksi di tingkat Panitia Daerah (Panda) yang digelar beberapa waktu lalu.
Empat dari Polres Ternate, Satu dari Halmahera Utara
Lima peserta yang berhak melaju ke tahap selanjutnya terdiri dari empat perwakilan Polres Ternate dan satu peserta dari Polres Halmahera Utara. Mereka adalah Helbeth Pube, Muhammad Ridho Padma Ramadhani, Eka Putri Qamariah Bakari, Piere Gracias, Israel Lekatompessy, dan Nuntius Toradian B. Manek.
Para peserta ini akan mengikuti rangkaian seleksi tingkat pusat bersama calon-calon terbaik dari seluruh Polda di Indonesia. Jadwal seleksi pusat akan ditentukan oleh panitia penerimaan terpadu Polri.
Prinsip BETAH Jadi Pegangan Seleksi
Kepala Biro SDM Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Ali Wardana, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi di tingkat Panda berjalan sesuai ketentuan. Ia menjamin tidak ada intervensi dari pihak mana pun selama tahapan berlangsung.
“Tidak ada intervensi. Tes ini semuanya bersih dan transparan. Proses yang berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan,” ujar Ali Wardana, Kamis, 2 Juli 2026.
Setiap tahapan seleksi diawasi secara ketat dengan mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Menurut Ali Wardana, prinsip ini memastikan semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing berdasarkan kemampuan masing-masing.
Kompetisi Terbuka, Tanpa Intervensi
“Sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan masing-masing,” katanya.
Dengan lolosnya kelima peserta ini, Maluku Utara kembali mengirimkan wakilnya ke tingkat pusat. Polda setempat berharap para calon taruna mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.