HALTENG — Rangkaian bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 itu juga menjadi ajang dialog langsung antara jajaran kepolisian dan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pelayanan keamanan di lingkungan mereka.
Menanggapi hal itu, Kapolda mengusulkan pembangunan Polsek baru di kawasan perbatasan Sibenpopo-Banemo. "Kami hadir di sini untuk memberikan perhatian dan pendampingan. Saya pastikan rasa aman dan nyaman akan terus kami jaga melalui kehadiran personel yang akan kami tingkatkan di wilayah ini," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Bantuan untuk Petani dan Penerangan Jalan
Kapolda menyebutkan bahwa bantuan electric sprayer dan panel surya ditujukan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan penerangan jalan. "Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan bersama," kata Brigjen Pol. Arif Budiman.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Malut Brigjen Pol Stephen M. Napiun, para pejabat utama Polda Malut, Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, serta Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil.
Pendampingan Bagi Putra Daerah yang Ingin Jadi Polisi
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda juga mengapresiasi minat putra-putri daerah yang bercita-cita menjadi anggota Polri. Ia meminta jajarannya memberikan pendampingan dan informasi yang jelas mengenai prosedur pendaftaran.
Usai berdialog di Sibenpopo, rombongan bergerak menuju Desa Bobane Jaya. Di lokasi tersebut, mereka melanjutkan penyerahan bantuan sembako dan meresmikan sumur bor yang dinanti warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Polri: Bukan Sekadar Seremonial
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran Kapolda dan jajaran di Desa Sibenpopo bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengabdian dan pelayanan yang berkelanjutan.
"Melalui kegiatan bakti sosial dan dialog langsung dengan warga ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk membantu dan melayani masyarakat, serta membangun kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat di Maluku Utara. Sinergi antara Polri dan rakyat adalah kunci utama dalam mewujudkan situasi yang kondusif," tutup Kabid.