JAKARTA — Sebanyak tujuh jabatan strategis di lingkungan Polda Maluku Utara mengalami pergantian dalam gelombang mutasi dan rotasi besar Polri periode Juni 2026. Perubahan ini meliputi pejabat utama di Mapolda hingga Kapolres di Kepulauan Sula.
Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram yang sebelumnya menjabat Kabid Humas Polda Malut kini diangkat sebagai penyidik tindak pidana Madya TK.III Kortastipikor Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol. Hadi Poerwanto yang sebelumnya bertugas di Divhumas Polri.
Direktur Intelkam hingga Kabid TIK Ikut Bergeser
Direktur Intelkam Polda Malut Kombes Pol. Yushfi Munif Nasution dimutasi menjadi analis Intelijen Kepolisian Madya TK.II Baintelkam Polri. Posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Kombes Pol. Puji Saputro Bowo Leksono yang sebelumnya menjabat Agen Intelijen Kepolisian Madya TK.III Baintelkam Polri.
Kombes Pol. Edy Sugiharto yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya TK.III Itwasda Polda Malut kini diangkat sebagai Karolog Polda Malut. Sementara Kabid TIK Polda Malut Kombes Pol. William Asnandar Simanjuntak dimutasikan ke Polda Sulawesi Barat sebagai Karolog.
Empat Perwira Menengah Dapat Promosi dan Penempatan Baru
Posisi Kabid TIK Polda Malut yang ditinggalkan William diisi oleh AKBP Ike Krisnadian yang sebelumnya menjabat Wadirsamapta Polda Kepri. Wadirresnarkoba Polda Malut AKBP Try Okta Hendri Yanto diangkat sebagai Kabidkum Polda Maluku Utara.
Di tingkat Polres, Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh Hartanto dipromosi sebagai Wadirintelkam Polda Jawa Tengah. Jabatan yang ditinggalkannya kini diisi oleh AKBP Handreas yang sebelumnya menjabat Kanit 4 Subdit II Dittipsiber Bareskrim Polri.
Kombes Wahyu Konfirmasi Kebenaran Surat Telegram
Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram membenarkan adanya surat telegram mutasi tersebut.
“Benar ada TR dari Polri. Dalam TR itu ada pejabat Polda Maluku Utara yang dimutasi atau rotasi termasuk saya, Dirintel dan Kabid Tik. Yang di kukuhkan itu Kabidkum dan Karolog serta Kapolres,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polri menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Seluruh pejabat yang dimutasi dijadwalkan segera menempati posisi barunya dalam waktu dekat.