TERNATE — Kepala Bagian Teknis BMKG Ternate Muhammad Fauzi Bintiang menyampaikan prakiraan cuaca Maluku Utara berlaku hari ini dan esok hari, Kamis (29/10/2026). Informasi yang dirilis mencakup prakiraan hingga tingkat kelurahan serta prakiraan cuaca berbasis dampak di seluruh wilayah Maluku Utara.
Selain kondisi cerah, BMKG Ternate memperingatkan potensi hujan ringan hingga lebat yang meliputi wilayah Halmahera hingga Kabupaten Pulau Morotai. Warga di kawasan tersebut diminta menyiapkan langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca mendadak.
Kabut Asap Karhutla Masih Turunkan Jarak Pandang di Perairan Malut
Penurunan jarak pandang di laut akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di perairan Maluku Utara. Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri bagi pengguna transportasi laut, terutama nelayan dan operator kapal penumpang yang melintasi jalur perairan wilayah tersebut.
BMKG Ternate mencatat tinggi gelombang laut masih bervariasi antara 1,25 meter hingga 2 meter. Angin kencang juga masih meliputi wilayah tenggara Kabupaten Pulau Morotai hingga sebagian wilayah Halmahera.
Wilayah Tenggara Morotai hingga Halmahera Diminta Waspada Angin Kencang
Kombinasi gelombang tinggi dan angin kencang berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran rakyat di sekitar tenggara Pulau Morotai dan sebagian Halmahera. Nelayan disarankan memantau pembaruan prakiraan sebelum melaut.
Prakiraan cuaca berbasis dampak yang dirilis BMKG Ternate dapat menjadi acuan warga dan pemerintah daerah dalam mengatur aktivitas luar ruang selama dua hari ke depan. Informasi tingkat kelurahan memungkinkan warga menyesuaikan jadwal perjalanan dan aktivitas harian sesuai kondisi di wilayah masing-masing.
BMKG Ternate merilis prakiraan cuaca wilayah Maluku Utara secara berkala melalui siaran pers. Warga diminta mengikuti pembaruan informasi cuaca mengingat kondisi atmosfer di wilayah kepulauan dapat berubah cepat.