MALUKU UTARA — Arema FC resmi memutus kontrak pelatih Marcos Santos setelah Singo Edan dihancurkan Persija Jakarta 1-5 pada matchday keenam Super League. Kekalahan itu membuat posisi Arema melorot ke peringkat 12 klasemen dan menjadi pemicu keputusan pemecatan juru latih asal Brasil tersebut.
Keputusan pemecatan Marcos Santos diumumkan manajemen Arema FC melalui pernyataan resmi di Instagram klub pada Jumat (23/10). Langkah itu diambil setelah evaluasi menyeluruh atas rentetan hasil negatif yang dialami tim bermarkas di Stadion Kanjuruhan tersebut.
Kekalahan 1-5 dari Persija Jadi Titik Akhir
Laga melawan Persija menjadi pukulan terakhir bagi Marcos. Arema tumbang dengan skor telak 1-5, hasil yang langsung mengerek posisi Singo Edan ke tangga 12 papan klasemen Super League.
Manajemen menyebut kekalahan itu sebagai dasar utama pengambilan keputusan. "Manajemen Arema FC secara resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih kepala Marcos Santos," demikian pernyataan klub.
Arema menegaskan pemecatan ini demi menyelamatkan arah perjalanan tim di kompetisi musim 2026/2027. "Langkah tegas ini diambil demi menyelamatkan arah perjalanan Singo Edan di kompetisi musim 2026/2027 usai evaluasi menyeluruh atas rentetan hasil negatif yang dialami tim," tulis Arema di Instagram.
Rekam Jejak Marcos: Finis Kesembilan, Kini Terpuruk
Marcos Santos menukangi Arema sejak awal musim 2025/2026. Pada musim pertamanya, ia memimpin Singo Edan dalam 34 laga Super League dan membawa tim finis di posisi kesembilan.
Musim kedua berjalan jauh dari harapan. Dari enam pertandingan awal musim ini, Arema baru mengemas satu kemenangan, yakni saat menggilas Isenmulang Kalteng FC 4-0. Sisanya, tim kebanggaan Aremania itu menelan dua kekalahan dan tiga kali imbang.
Rentetan hasil buruk itu membuat tekanan terhadap Marcos terus meningkat sebelum akhirnya berujung pada pemecatan.
Arema Ucapkan Terima Kasih dan Minta Maaf ke Aremania
Dalam pernyataan penutupnya, manajemen Arema menyampaikan apresiasi atas dedikasi Marcos selama menangani tim. Klub juga meminta maaf kepada seluruh pendukung setia atas hasil yang mengecewakan.
"Arema FC menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Marcos Santos selama melatih Singo Edan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung setia," tutup pernyataan Arema FC.
Belum ada keterangan resmi soal siapa pelatih pengganti yang akan ditunjuk manajemen untuk memimpin Singo Edan pada laga-laga berikutnya.