Pencarian

Rakernas JKPI di Ternate Dorong Pusaka Jadi Penggerak Ekonomi, UMKM dan Pariwisata Jadi Prioritas

Jumat, 28 Agustus 2026 • 15:14:01 WIB
Rakernas JKPI di Ternate Dorong Pusaka Jadi Penggerak Ekonomi, UMKM dan Pariwisata Jadi Prioritas
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman membuka Rapat Kerja Nasional JKPI di Hotel Said Bella, Ternate, Jumat (28/8/2026).

TERNATE — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang digelar di Hotel Said Bella, Kota Ternate, Jumat (28/8/2026), diharapkan menjadi titik balik pengelolaan cagar budaya di daerah. Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menegaskan bahwa pelestarian pusaka harus berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi.

Menurut Tauhid, nilai-nilai pusaka yang mencakup tradisi, bahasa, kesenian, kuliner, hingga pengetahuan lokal harus dihidupkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Pelestarian pusaka bukan semata-mata menjaga peninggalan masa lalu, tetapi menjaga identitas sekaligus menyiapkan masa depan kota," ujarnya.

Dampak Ekonomi Rakernas JKPI bagi Warga Ternate

Kehadiran delegasi dari berbagai daerah di Indonesia selama Rakernas JKPI memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Ternate. Sektor kuliner, transportasi, hingga usaha kreatif ikut bergerak mengikuti geliat acara tersebut.

"Kita berharap kegiatan ini memberikan perputaran ekonomi dan keuntungan langsung kepada daerah dan tentunya kepada masyarakat," kata Tauhid. Momen ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi pusaka, budaya, dan produk ekonomi kreatif khas Ternate kepada pengunjung dari luar daerah.

Pusaka Adaptif: Digitalisasi dan Inovasi untuk Generasi Muda

Tauhid menambahkan, pemanfaatan pusaka harus dilakukan secara adaptif dengan menggunakan teknologi dan inovasi. Dokumentasi dan digitalisasi warisan budaya dinilai penting agar semakin dikenal, terutama oleh generasi muda.

Langkah ini menjadi kunci agar kota pusaka tetap menjadi kota yang hidup, bukan sekadar museum terbuka. Pembangunan infrastruktur dan pelestarian situs sejarah harus berjalan beriringan dengan aktivitas ekonomi lokal.

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Keberlanjutan Kota Pusaka

Pengembangan kota pusaka tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Tauhid menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, akademisi, pelaku usaha, dan generasi muda untuk menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.

"Kekuatan JKPI terletak pada jejaring dan kolaborasi. Setiap kota memiliki karakter sejarah dan tantangan yang berbeda, tetapi kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga pusaka, merawat identitas, dan memastikan pembangunan kota berlangsung secara berkelanjutan," jelasnya.

Agenda Penutup: Pataka dan Nusantara Raritu Run

Rangkaian kegiatan Rakernas JKPI di Ternate masih berlanjut dengan sejumlah agenda, termasuk penyerahan pataka kepada daerah yang akan menjadi tuan rumah JKPI berikutnya. Kegiatan ini juga akan ditutup dengan ajang Nusantara Raritu Run yang mencakup kategori 10 kilometer dan 5 kilometer, melibatkan ribuan peserta dari Ternate maupun luar daerah.

Tauhid berharap Rakernas ini tidak hanya menghasilkan kesepakatan tentang pelestarian pusaka, tetapi juga langkah konkret untuk menjadikan warisan sejarah sebagai kekuatan ekonomi. "Kita masih bisa berdaya, kita masih bisa kuat, kita bisa kreatif dan kita bisa berinovasi," tegasnya.

Follow lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cermat.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks