MALUKU UTARA — Pemerintah Kota Surabaya memperkuat pencegahan campak melalui edukasi dan penguatan imunisasi Measles-Rubella (MR) menyusul Surat Edaran Gubernur Jawa Timur soal kewaspadaan potensi KLB campak. Berikut panduan lengkap jadwal imunisasi MR, gejala campak pada anak, dan langkah yang perlu ibu lakukan jika si kecil menunjukkan tanda-tanda penyakit ini.
Campak menular lewat percikan ludah saat anak batuk atau bersin, dan bisa menyebar cepat di lingkungan sekolah maupun rumah. Dinas Kesehatan Kota Surabaya mencatat imunisasi MR sebagai benteng utama untuk menekan risiko penularan, terutama bagi bayi dan balita yang belum melengkapi dosis.
Mengapa Imunisasi MR Jadi Prioritas Sekarang
Langkah Pemkot Surabaya ini merespons Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 440/35081/012/2026 tentang kewaspadaan peningkatan kasus campak dan potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa Timur. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menegaskan campak bisa dicegah lewat imunisasi.
"Campak merupakan penyakit menular yang dapat menyebar dengan cepat, namun dapat dicegah melalui imunisasi dan penerapan langkah pencegahan yang tepat," ujar Billy, Selasa (13/10/2026).
Karena itu, orang tua diimbau memastikan anak mendapat imunisasi campak-rubela (MR) lengkap sesuai usia dan jadwal yang berlaku.
Jadwal Imunisasi MR yang Perlu Ibu Catat
Imunisasi MR di Indonesia diberikan dalam dua dosis utama. Dosis pertama biasanya pada usia 9 bulan, lalu dosis kedua saat anak berusia 18 bulan.
- Usia 9 bulan: dosis pertama MR
- Usia 18 bulan: dosis kedua MR
- Imunisasi kejar: untuk anak yang belum melengkapi dosis sesuai jadwal
Jika anak Ibu sudah lewat usia tersebut tapi belum lengkap, segera tanyakan soal imunisasi kejar ke Posyandu atau puskesmas terdekat. Tidak perlu menunggu jadwal rutin.
Gejala Campak yang Harus Ibu Waspadai
Campak sering diawali gejala mirip flu, sehingga kerap dianggap ringan. Padahal, deteksi dini sangat menentukan penanganan.
Billy mengingatkan agar warga segera memeriksakan diri bila muncul gejala khas. "Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami demam yang disertai ruam pada kulit atau gejala lain yang mengarah pada campak," jelasnya.
Selain demam dan ruam, waspadai juga batuk, pilek, dan mata merah berair. Gejala ini biasanya muncul bertahap dalam beberapa hari.
Peran Posyandu dan Kader dalam Pencegahan
Pemkot Surabaya mengoptimalkan edukasi lewat perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, media sosial resmi, hingga kegiatan kemasyarakatan. Edukasi menyasar warga melalui Posyandu, PKK, dan Kader Surabaya Hebat (KSH).
Kecamatan dan kelurahan juga didorong mendukung imunisasi rutin, imunisasi kejar, serta imunisasi tambahan sesuai hasil kajian epidemiologi. Artinya, ibu bisa mendapat informasi jadwal imunisasi langsung dari kader di lingkungan sekitar.
Kapan Harus Segera ke Dokter
Jangan tunda pemeriksaan jika anak mengalami demam tinggi disertai ruam merah yang menyebar, mata merah berair, atau sulit makan dan minum. Anak dengan daya tahan tubuh lemah lebih rentan mengalami komplikasi seperti pneumonia atau infeksi telinga.
Pemeriksaan sejak dini membantu tenaga kesehatan menilai kondisi dan memberi penanganan yang tepat. Bila anak belum imunisasi MR sama sekali, konsultasikan segera ke puskesmas untuk langkah berikutnya.
Melengkapi imunisasi MR adalah cara paling sederhana untuk melindungi anak dari campak. Cek buku KIA atau aplikasi kesehatan anak Ibu hari ini, dan pastikan tidak ada dosis yang terlewat.