MALUKU UTARA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau dengan penguatan 0,42% ke level 6.463 pada penutupan Sesi I, Kamis (17/9/2026). Kenaikan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi motor penggerak utama indeks. Penguatan indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.500 sebelum terpangkas ke level terendah 6.418.
Berdasarkan data perdagangan Bloomberg Technoz, IHSG dibuka di level 6.455 pada pagi hari. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.500, namun berangsur-angsur penguatannya terpangkas hingga menyentuh level terendah 6.418. Meski demikian, IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga penutupan Sesi I.
Saham Perbankan Besar Jadi Penopang Indeks
Dua saham bank berkapitalisasi besar menjadi penopang utama penguatan IHSG siang ini. Saham BMRI menguat 1,88% ke posisi Rp 4.340 per saham. Senada, saham BBRI lompat 0,61% ke posisi Rp 3.350 per saham.
Selain kedua saham perbankan tersebut, saham CUAN juga mencatatkan penguatan signifikan. Saham CUAN menguat 6,11% ke posisi Rp 955 per saham pada Sesi I.
Rekap Pergerakan Saham Penopang IHSG Sesi I
- BMRI: +1,88% ke Rp 4.340 per saham
- BBRI: +0,61% ke Rp 3.350 per saham
- CUAN: +6,11% ke Rp 955 per saham
Rentang Pergerakan IHSG Sepanjang Sesi I
IHSG membuka perdagangan di level 6.455. Sepanjang sesi pagi, indeks bergerak dalam rentang 6.418 hingga 6.500. Penguatan 0,42% yang bertahan hingga siang menunjukkan tekanan jual berhasil diserap oleh permintaan di saham-saham perbankan besar.
Pergerakan IHSG pada Sesi I ini mencerminkan minat investor yang masih terjaga pada saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham BMRI dan BBRI yang masuk jajaran saham unggulan menjadi pilihan utama untuk menopang indeks di tengah fluktuasi intraday.