HALMAHERA TIMUR — Dominasi Mario Salontahe di ajang Grasstrack & Motocross Bupati Halmahera Timur 2026 tak terbendung. Pembalap yang membela tim Andre Connection X Besi Tua Gila Balap itu berhasil mengamankan posisi teratas di seluruh kelas yang diikutinya, sekaligus mengunci gelar juara umum kategori Open Championship.
Ajang yang digelar di Sirkuit Baturaja, Halmahera Timur, ini menjadi ajang pembuktian bagi Mario. Ia tidak hanya unggul di satu kelas, tetapi merajai empat kategori berbeda dengan raihan poin sempurna, yakni 50 poin di masing-masing kelas.
Empat Kelas yang Dikuasai "Super Mario"
Kemenangan perdana Mario diraih di kelas Bebek Modifikasi 2T 116cc & 4T 130cc. Ia mengumpulkan 50 poin, unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Yaellaim (Sulut), yang hanya mengoleksi 38 poin. Posisi ketiga dan keempat ditempati Gundil SS (Mekar Sari) dan Syaukan (Akedaga) dari MMRT Racing Team yang sama-sama mengemas 34 poin.
Dominasi berlanjut di kelas Sport & Trail 2T 150cc & 4T 250cc. Mario kembali finis terdepan, mengalahkan Deny Taufan (Woka Jaya/Batras) yang meraih 44 poin dan Arif Friyanto (Subaim/Lamena Mandiri) dengan 38 poin.
Pada kelas FFA Non SE, "Super Mario" kembali memuncaki podium. Deny Taufan harus puas di posisi kedua dengan 44 poin, disusul Yaellaim dan Arif Friyanto yang sama-sama mengantongi 38 poin.
Kelas terakhir yang diamankan Mario adalah Bebek Standar 2T 116cc & 4T 130cc. Ia mengunci posisi teratas setelah mengalahkan Yaellaim (42 poin), Muh Rinaldi SBD Asiz asal Subaim dari Banyuwangi Motor Community/BMC (34 poin), serta Saruf Hidayatullah asal Dakaino dari Alfian Motor (31 poin).
Sport Tourism: Target Besar Halmahera Timur
Ajang yang diprakarsai Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Halmahera Timur ini bukan sekadar kompetisi balap biasa. Event ini disiapkan sebagai langkah awal untuk mendorong kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi wisata olahraga (sport tourism) otomotif di Indonesia Timur.
Dengan suksesnya gelaran tahun ini, harapan untuk menarik lebih banyak pembalap nasional dan internasional ke Halmahera Timur semakin terbuka. Keberhasilan Mario Salontahe menyapu bersih empat kelas menjadi bukti bahwa sirkuit Baturaja mampu menjadi panggung persaingan level nasional.