Pencarian

Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM di Sejumlah SPBU, Pertamina Buka Suara soal Kebijakan Ini

Sabtu, 18 Juli 2026 • 12:47:31 WIB
Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM di Sejumlah SPBU, Pertamina Buka Suara soal Kebijakan Ini
Pengelola SPBU memasang pengumuman larangan pengisian BBM bagi motor Suzuki Thunder di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026).

MALUKU UTARA — Fenomena unik terjadi di sejumlah SPBU Pertamina, terutama di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Motor Suzuki Thunder—motor legendaris bertangki bensin jumbo—secara eksplisit ditolak untuk dilayani. Sebuah pengumuman di salah satu SPBU bahkan menyebutkan larangan berlaku untuk "motor Thunder ataupun kendaraan dengan merek lain yang melakukan pengisian berulang-ulang dan jerigen plastik."

Alasan SPBU Menolak Suzuki Thunder

Larangan ini bukan tanpa alasan. Suzuki Thunder dikenal memiliki kapasitas tangki bahan bakar mencapai 14 liter. Angka ini jauh di atas skutik populer seperti Honda BeAT yang hanya 4 liter atau Honda Vario yang 5 liter.

Kapasitas besar inilah yang dimanfaatkan oknum pedagang bensin eceran. Mereka membeli Pertalite berulang kali dalam satu kunjungan, menimbun stok, lalu menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi. Praktik ini dinilai mengganggu distribusi dan pemerataan BBM bersubsidi.

Pertamina: Bukan Diskriminasi Merek, Tapi Antisipasi Penyalahgunaan

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, angkat bicara soal polemik ini. Ia menegaskan bahwa larangan tersebut bukan bentuk diskriminasi terhadap merek tertentu.

"Terkait merek tertentu, hal ini tidak menjadi batasan atau kekhususan. Bahkan statement dari Ketum Club Motor tersebut tidak mendapatkan kendala apapun dalam pengisian BBM-nya di SPBU karena memang digunakan untuk kegiatan sehari-hari secara wajar," jelas Roberth kepada detikOto, Jumat (17/7/2026).

Roberth mengakui bahwa kebijakan larangan ini murni berasal dari masing-masing pengelola SPBU. Mereka mengambil langkah preventif setelah mendapati oknum yang memanfaatkan motor tangki besar untuk membeli BBM subsidi secara berulang-ulang. Modifikasi tangki juga menjadi faktor pemicu.

Dampak bagi Pemilik Thunder yang Patuh

Meski kebijakan ini menyasar penyalahguna, pemilik Suzuki Thunder yang menggunakan motornya untuk kebutuhan harian—seperti pergi ke kantor atau berkendara santai—ikut terkena imbas. Mereka harus mencari SPBU lain yang tidak memberlakukan larangan serupa atau menghadapi risiko ditolak saat antre.

Roberth menambahkan, "Hal ini yang membuat kebijakan tersebut muncul dengan semangat yang positif untuk pemerataan suplai dan tidak ada maksud mendiskreditkan merek tertentu."

Pertamina pun mengimbau pemilik motor bertangki besar untuk tetap mengisi BBM secara wajar sesuai kebutuhan. Jika tidak ada indikasi penyalahgunaan, seharusnya tidak ada masalah saat bertransaksi di SPBU mana pun.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks