TIDORE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak ke tiga titik distribusi pangan utama, Selasa (19/5/2026). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Lokasi yang disasar dalam sidak tersebut meliputi Pasar Gosalaha, sejumlah gudang sembako, dan Pasar Ikan. Pemantauan difokuskan pada ketersediaan pasokan dan stabilitas harga komoditas pokok di tingkat pedagang.
Kenaikan Harga Terjadi pada Komoditas Tertentu
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Ismail mengungkapkan bahwa secara umum kondisi pangan di Kota Tidore masih relatif aman. Namun, ia mengakui adanya kenaikan harga tipis pada beberapa item.
"Berdasarkan hasil pemantauan, harga memang agak naik hanya pada item-item tertentu saja, seperti bawang merah. Sementara untuk harga beras dipastikan masih aman," ujar Ismail di sela-sela sidak.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore ini menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan komitmen nyata Pemkot Tidore untuk menjaga daya beli masyarakat. Kenaikan harga bawang merah menjadi perhatian khusus karena komoditas ini rentan fluktuasi menjelang hari raya.
Harapan Pasokan Tetap Lancar Hingga H-1
Ismail berharap para distributor dapat menjaga kelancaran pasokan bahan pokok ke pasar dalam beberapa hari ke depan. Dengan pasokan yang terjaga, kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha diharapkan dapat terpenuhi tanpa adanya kelangkaan.
"Harapannya ke depan pasokan tetap lancar sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik," pungkasnya.
Sidak ini menjadi salah satu langkah preventif Pemkot Tidore untuk memastikan tidak ada spekulasi harga yang merugikan konsumen. TPID akan terus memantau perkembangan harga di pasar tradisional hingga hari raya tiba.