Pencarian

PT BFT Ekspor 39 Ton Tuna dari Morotai ke Jakarta, Nelayan Lokal Jadi Pemasok Utama

Kamis, 21 Mei 2026 • 17:13:42 WIB
PT BFT Ekspor 39 Ton Tuna dari Morotai ke Jakarta, Nelayan Lokal Jadi Pemasok Utama
Tiga kontainer berisi 39 ton tuna ekspor dari Morotai menuju Jakarta pada 21 Mei 2024.

MOROTAI — Tiga kontainer berisi ikan tuna berkualitas mulai bergerak dari fasilitas Cold Storage Daeo menuju Jakarta, Kamis (21/5). Pengiriman sebanyak 39 ton itu merupakan ekspor perdana PT Berkah Freshindo Tuna (BFT) yang sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Nelayan Desa Terpencil Jadi Pemasok Tuna Ekspor

Direktur PT BFT, Hendra, mengungkapkan bahwa seluruh ikan yang dikirim merupakan hasil kerja sama perusahaan dengan para pengepul dan nelayan dari berbagai desa. Tidak hanya dari pesisir kota, pemasok juga berasal dari wilayah terpencil seperti Bere-Bere dan sekitarnya.

“Kegiatan ekspor hari ini menjadi langkah awal kami dalam memperkuat posisi Morotai sebagai salah satu pusat perikanan tuna berkualitas. Tiga kontainer dengan total sekitar 39 ton ikan tuna berhasil kami kirim ke Jakarta, hasil kerja sama dengan para pengepul di berbagai wilayah,” kata Hendra.

Target Kumpulkan 10 Ton Tuna Per Hari dari Nelayan Lokal

Perusahaan menargetkan kapasitas pengumpulan tuna mencapai 10 ton per hari dari berbagai titik pengepul di Pulau Morotai. Target ini diyakini bisa memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup pada hasil laut.

Untuk mencapai angka tersebut, PT BFT terus memperkuat fasilitas cold storage dan membangun sistem rantai pasok terintegrasi. “Kunci utamanya adalah menjaga kualitas ikan melalui sistem cold chain dan stabilitas es sejak dari lokasi penangkapan,” ujar Hendra.

Tantangan Distribusi di Wilayah Geografis Luas

Meski peluang ekspor terbuka lebar, Hendra mengakui masih ada sejumlah kendala distribusi. Kondisi geografis Morotai yang luas membuat perusahaan harus memastikan kesiapan transportasi, pasokan es, dan mobilisasi logistik agar kualitas ikan tetap terjaga hingga tiba di tujuan.

“Dengan wilayah yang cukup luas dan akses yang beragam, kami terus berupaya memastikan kesiapan transportasi, ketersediaan es, serta mobilisasi yang efektif agar kualitas ikan tetap terjaga sampai ke tujuan ekspor,” tambahnya.

Pemkab Morotai: Industri Perikanan Jadi Sektor Unggulan Daerah

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Dinas Kelautan dan Perikanan mengapresiasi langkah PT BFT. Menurut pemda, keterlibatan nelayan lokal dalam rantai distribusi tuna menjadi bagian penting dalam menciptakan industri perikanan berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dengan dimulainya ekspor perdana ini, Morotai diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra tuna potensial di Indonesia Timur. Nelayan lokal kini tidak lagi sekadar menangkap ikan, tetapi menjadi bagian dari rantai pasok yang terhubung langsung ke pasar ekspor.

Bagikan
Sumber: halmaherapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks