TERNATE — Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menyapa langsung para penerima manfaat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Selasa (19/5/2026). Peluncuran program yang menjadi bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto itu dipusatkan di rumah salah satu warga penerima bantuan dan diikuti secara daring oleh orang nomor satu di provinsi tersebut.
Sherly menekankan pentingnya efisiensi dalam proses pengadaan material bangunan. Ia meminta agar harga material bisa ditender sehingga anggaran Rp20 juta per unit rumah benar-benar optimal.
“Semoga penyaluran BSPS tepat sasaran. Nanti harganya bisa ditender sehingga lebih efisien, jadi material yang diberikan bisa optimal sesuai total Rp20 juta yang diberikan dari BSPS,” kata Sherly saat menyapa warga secara daring.
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sulawesi I, Erpika Ansela Surira, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan program rehabilitasi atau peningkatan kualitas rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Penerima adalah warga kategori desil 1 atau kelompok berpenghasilan rendah dengan penghasilan di bawah Rp1 juta per bulan.
“Tahun ini meningkat hampir delapan kali lipat dibanding alokasi tahun 2025,” ungkap Erpika. Ia menambahkan, untuk Kota Ternate sendiri diperkirakan memperoleh alokasi sebanyak 534 unit BSPS pada tahun 2026.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyebut program ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ia mencatat, program ini juga menyasar warga yang terdampak bencana, termasuk masyarakat di Pulau Batang Dua.
“Program ini nyata. Ini bagian dari dukungan pemerintah terhadap rumah warga di Pulau Batang Dua yang sebelumnya terdampak bencana,” katanya.
Rizal mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang dinilai hadir untuk menyiapkan rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni.
Erpika memastikan para penerima bantuan akan didampingi tenaga pendamping lapangan mulai dari tahap verifikasi hingga pekerjaan rumah selesai. Proses dropping bahan bangunan dijadwalkan mulai 25 Mei 2026.
“Kami juga sudah menyampaikan kepada Pak Menteri bahwa pada 25 Mei nanti sudah mulai dropping bahan bangunan,” pungkasnya.
Peluncuran program BSPS turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Ternate Tonny S. Pontoh. Gubernur Sherly Laos berharap rumah yang diperbaiki menjadi lebih nyaman dan membawa keberkahan bagi penerima manfaat.
“Semoga rumahnya lebih nyaman, rezekinya ditambahkan. Terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Menteri Perumahan atas program yang pro rakyat ini,” ujarnya.