MALUKU UTARA — Mikel Arteta akhirnya bisa tersenyum lega. Trofi Premier League yang sudah lama ia idamkan kini resmi menjadi milik Arsenal. Pemilik klub, Stan Kroenke, yang jarang terlihat, menyaksikan langsung momen bersejarah ini dari tribun.
Namun euforia tidak boleh berlarut-larut. Arsenal langsung mengalihkan fokus ke final Liga Champions kontra PSG di Budapest, Sabtu (24/5) mendatang.
Max Dowman Cetak Rekor Termuda di Premier League
Laga ini juga menjadi panggung bagi Max Dowman. Remaja 16 tahun 144 hari itu memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang menjadi starter di Premier League. Ia bahkan terlibat langsung dalam skema gol pertama Arsenal.
Dowman, yang Jumat lalu masih mengerjakan ujian GCSE-nya, memberikan umpan terobosan cerdas kepada Gabriel Martinelli. Martinelli lalu menyodorkan bola ke Gabriel Jesus yang dengan tenang menjebol gawang Dean Henderson pada menit ke-11.
Madueke Pesta Gol, Set Piece FC Kembali Berjaya
Arsenal menggandakan keunggulan di babak kedua melalui skema sepak pojok andalan mereka. Kai Havertz yang baru masuk menyundul bola ke arah Noni Madueke, yang dengan mudah menceploskannya ke gawang Palace. Ini menjadi gol ke-19 Arsenal dari situasi sepak pojok di Premier League musim ini—sebuah rekor klub.
"Set piece FC," teriak suporter Arsenal. Nicolas Jover, pelatih spesialis set piece yang mendapat bonus untuk setiap gol dari situasi tersebut, tampak puas di pinggir lapangan.
Palace Balas Satu Gol, Satu Gol Lain Dianulir
Crystal Palace tidak menyerah begitu saja. Jean-Philippe Mateta memperkecil ketertinggalan di menit akhir. Namun gol penyeimbang Yeremy Pino dianulir wasit karena Evann Guessand sudah lebih dulu berada dalam posisi offside.
Palace sendiri juga punya prioritas berbeda. Mereka akan berlaga di final Conference League melawan Rayo Vallecano di Leipzig, Rabu (21/5). Pelatih Oliver Glasner tampak emosional saat berpamitan dengan suporter di lapangan setelah pertandingan.
Arteta: "Kami Ingin Menulis Babak Baru"
"Kami sudah bicara tentang apa yang harus dilakukan di Budapest dan bagaimana menggunakan energi luar biasa ini untuk final," ujar Arteta seusai pertandingan, sambil memeluk istrinya, Lorena Bernal, di lapangan. "Kami tidak sabar untuk menulis babak baru sejarah klub dan memenangkan Liga Champions."
Rotasi Pemain Demi Final, Zubimendi Jadi Bek Kanan
Arteta melakukan rotasi besar dengan menurunkan Christian Norgaard sebagai starter liga pertamanya. Yang mengejutkan, Martin Zubimendi dipasang sebagai bek kanan—kemungkinan sebagai antisipasi jika Jurrien Timber belum fit untuk final. PSG sendiri masih meragukan kondisi bek kanan andalan mereka, Achraf Hakimi.
Sekitar 35.000 bot terdeteksi mencoba membeli tiket di sektor tribun tuan rumah pekan lalu. Namun tak ada insiden berarti selain beberapa suporter Arsenal yang menyelinap dengan rompi hi-vis sebelum diusir petugas keamanan. Ribuan suporter Arsenal bertahan di stadion hampir satu jam setelah laga usai untuk menyaksikan Martin Odegaard mengangkat trofi.