MALUKU UTARA — Momen krusial terjadi saat situasi tidak berbahaya. Pankov dan kiper Aqil Savik gagal berkoordinasi, bola pun masuk ke gawang sendiri. Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta dalam laga tersebut.
Persebaya Dominan, Pertahanan Persija Kokoh di Babak Pertama
Pelatih Bernardo Tavares menurunkan skuad terbaiknya. Malik Risaldi dkk langsung menekan sejak menit awal, tetapi lini belakang Persija yang dikawal Denis Kolinger dan Pankov masih cukup solid. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.
Shin Tae Yong Pilih Eksperimen dengan Pemain Muda
Shin menurunkan Agi Firmansyah, Victor Dethan, Figo Dennis, dan Fajar Faturrahman sejak awal. Skuad coba-coba itu membuat Persija jarang mengancam gawang Persebaya. Sebaliknya, tuan rumah terus menguasai bola, tapi penyelesaian akhir masih tumpul.
Gol Dianulir, Arhan Masuk Tak Ubah Skor
Setelah kebobolan, Shin memasukkan Pratama Arhan yang baru pulang dari Jepang, Korea Selatan, dan Thailand. Persija sempat mencetak gol balasan, namun wasit menganulirnya. Tambahan waktu enam menit tidak cukup untuk menyamakan kedudukan.
Debut Pahit Shin Tae Yong Bersama Macan Kemayoran
Hasil ini jadi catatan awal bagi pelatih berusia 54 tahun itu. Persija masih harus berbenah, terutama dalam menyatukan skuad muda dengan pemain senior. Laga selanjutnya di Piala Presiden 2026 akan menjadi ujian berikutnya bagi Shin.