TERNATE — Pemerintah Kota Ternate menjadwalkan prosesi pemulangan jenazah almarhum Burhan Abdurrahman dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada pekan kedua Mei 2026. Tim khusus yang dibentuk pemkot akan berangkat menuju Makassar pada Minggu (10/5/2026) untuk mengurus seluruh administrasi dan teknis pemindahan.
Proses pembongkaran makam di Makassar akan dilakukan pada Senin, 11 Mei 2026. Setelah seluruh prosedur selesai, jenazah diterbangkan ke Kota Ternate pada Selasa pagi menggunakan maskapai Lion Air pukul 07.30 WITA. Pesawat pengangkut jenazah eks wali kota tersebut diperkirakan mendarat di Bandara Sultan Babullah pukul 10.15 WIT.
Setibanya di tanah kelahiran, jenazah tidak langsung dibawa ke tempat pemakaman. Pihak keluarga akan menyemayamkan almarhum sementara di rumah orang tua yang berlokasi di Kelurahan Tanaraja. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi kerabat dekat memberikan penghormatan sebelum rangkaian seremoni kedinasan dimulai.
Agenda utama penghormatan secara resmi oleh pemerintah daerah akan dipusatkan di Kantor Wali Kota Ternate. Setelah salat Zuhur, jenazah akan dibawa dari rumah duka menuju kantor wali kota untuk menjalani prosesi pelepasan secara kedinasan. Wali Kota Ternate dijadwalkan memimpin langsung upacara tersebut dan memberikan sambutan resmi di hadapan pelayat.
Pihak keluarga almarhum dalam prosesi ini akan diwakili oleh Husain Alting Sjah. Pemkot Ternate juga telah menyebarkan undangan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum untuk hadir memberikan penghormatan terakhir. Setelah upacara selesai, jenazah akan diantar menuju kawasan pemakaman Islam di Kota Ternate untuk dimakamkan secara permanen.
Keputusan pemindahan makam ini merupakan hasil kesepakatan antara pihak keluarga dan Pemerintah Kota Ternate. Sebelumnya, Burhan Abdurrahman dimakamkan di lokasi pemakaman khusus COVID-19 di Macanda, Kabupaten Gowa. Rencana alih fungsi kawasan di lokasi pemakaman tersebut menjadi pemicu utama keluarga memutuskan untuk membawa pulang jenazah ke Ternate.
Sekda Ternate, Rizal Marsaoly, menegaskan bahwa seluruh persiapan telah dimatangkan sejak Kamis (7/5/2026) agar proses pemulangan berjalan lancar tanpa kendala teknis.
“Pemerintah kota bersama keluarga telah mematangkan seluruh persiapan teknis pemulangan jenazah almarhum,” ujar Rizal Marsaoly.
Tim lintas instansi yang dikirim ke Makassar bertugas memastikan koordinasi dengan otoritas setempat di Sulawesi Selatan berjalan baik, mulai dari proses penggalian di Macanda hingga prosedur kargo jenazah di bandara.