Pencarian

Wawali Tidore Ahmad Laiman Minta Seluruh OPD Bergerak Atasi Sampah, Bukan Hanya Tugas DLH

Selasa, 25 Agustus 2026 • 13:16:31 WIB
Wawali Tidore Ahmad Laiman Minta Seluruh OPD Bergerak Atasi Sampah, Bukan Hanya Tugas DLH
Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman meminta seluruh OPD berkolaborasi menangani sampah, tidak hanya DLH.

TIDORE — Persoalan sampah di Kota Tidore Kepulauan dinilai bukan lagi pekerjaan rumah Dinas Lingkungan Hidup semata. Wakil Wali Kota Ahmad Laiman menegaskan, kolaborasi lintas sektor mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan, hingga desa harus diperkuat untuk menuntaskan persoalan ini.

Menurut Ahmad, pola pikir yang selama ini berkembang di masyarakat keliru. Sampah kerap dibuang di sembarang tempat dengan anggapan petugas DLH yang akan mengangkut dan membersihkannya. Padahal, regulasi yang ada tidak demikian.

“Selama ini kita menganggap sampah tugasnya DLH. Jadi sampahnya tinggal ditaruh dan dibuang di mana saja, nanti petugas DLH yang mengangkut dan membersihkan. Nyatanya tidak seperti itu, asas yang ada pada Perda,” tegasnya.

Regulasi Sudah Ada, Sosialisasi yang Tertinggal

Ahmad menilai pemerintah daerah sebenarnya sudah melangkah jauh dalam menyusun regulasi, baik berupa Perda maupun instruksi. Namun, aturan tersebut belum tersosialisasikan dengan baik ke tengah masyarakat.

“Pengelolaan sampah yang dilakukan sesuai dengan Perda belum tersosialisasi dengan baik. Pemda sudah jauh melangkah dalam hal melakukan regulasi, baik Perda maupun instruksi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendekatan penanganan sampah tidak boleh lagi mengandalkan pola angkut dan buang. Pengelolaan harus dimulai dari sumbernya dengan mengedepankan upaya pengurangan, pemilahan, dan pengolahan sampah.

Gerakan Dimulai dari Rumah Tangga Hingga Pasar

Langkah pengurangan dan pemilahan sampah dinilai perlu diterapkan mulai dari lingkungan rumah tangga, kelurahan, desa, sekolah, pasar, hingga kawasan publik. Dengan begitu, volume sampah yang harus diangkut ke tempat pembuangan akhir bisa ditekan.

“Penanganan sampah tidak hanya mengandalkan pola angkut dan buang, tetapi diperkuat melalui pendekatan pengurangan, pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya,” katanya.

Pemerintah kota juga diminta mengoptimalkan armada persampahan yang tersedia. Titik-titik penumpukan sampah yang selama ini menjadi masalah harus menjadi perhatian dan ditangani berdasarkan skala prioritas.

Membangun Kembali Kesadaran Menjaga Alam

Ahmad berharap setiap perangkat daerah dan unsur terkait menjalankan peran sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing. Keterlibatan seluruh pihak dinilai mampu mengubah penanganan sampah menjadi gerakan bersama, bukan beban DLH semata.

Ia juga mendorong seluruh pihak membangun kembali kesadaran untuk menjaga alam. Menurutnya, penanganan sampah harus disertai semangat menjaga lingkungan agar tidak menimbulkan pencemaran.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudi Ipaenin, Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Sofyan Saraha, Kepala DLH, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perindagkop, Kepala Dinas Perhubungan, Direktur Rumah Sakit, Kepala Bagian Pemerintahan, para camat daratan Tidore, serta lurah se-Kecamatan Tidore.

Pemkot Tidore berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Follow lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaherapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks