Pencarian

Merger Paramount-Warner Bros. Discovery Rp 1.760 Triliun Dihentikan Sementara oleh Hakim AS

Selasa, 21 Juli 2026 • 09:34:01 WIB
Merger Paramount-Warner Bros. Discovery Rp 1.760 Triliun Dihentikan Sementara oleh Hakim AS
Hakim Distrik Araceli Martínez-Olguín mengeluarkan perintah penghentian sementara merger Paramount dan Warner Bros. Discovery selama 14 hari.

MALUKU UTARA — Gugatan yang dipimpin oleh Jaksa Agung California Rob Bonta ini berhasil membuat Hakim Distrik Araceli Martínez-Olguín mengeluarkan perintah penghentian sementara selama 14 hari. Jika dalam dua pekan koalisi jaksa agung kembali mengajukan permohonan, proses merger raksasa media ini bisa tertunda lebih lama lagi.

Mengapa Merger Paramount-WBD Dinilai Merugikan

Dalam gugatannya, 12 negara bagian menuduh penggabungan Paramount dan Warner Bros. Discovery akan menciptakan monopoli di tiga sektor utama: distribusi film bioskop skala luas, distribusi film berpendapatan tertinggi (top-grossing), dan lisensi saluran televisi kabel dasar. "Sejarah mengajarkan apa yang terjadi ketika segelintir orang menguasai pasar yang vital bagi kehidupan warga Amerika: lebih sedikit kesempatan bagi banyak orang, produk dan layanan yang lebih buruk bagi semua," ujar Bonta dalam pernyataan resmi.

Koalisi jaksa agung menilai konsolidasi ini akan merugikan tiga pihak sekaligus: pemilik bioskop, distributor TV kabel, dan penonton. Bonta menambahkan bahwa timnya memiliki "tanggki penuh bensin" dan siap melanjutkan proses hukum. "Kami berjuang untuk pasar yang bebas dan adil, serta industri film dan televisi yang melayani kreator dan penonton," tegasnya.

Benturan Dua Raksasa: Paramount+ vs HBO Max

Jika merger jadi terlaksana, Paramount Skydance akan menggabungkan Paramount Pictures dengan Warner Bros. Pictures — dua studio film legendaris. Di ranah streaming, Paramount+ akan bersatu dengan HBO Max. Portofolio jaringan televisi yang dihasilkan juga sangat besar: CBS dan MTV dari Paramount, ditambah CNN dan HBO dari Warner Bros. Discovery.

CEO Paramount David Ellison sebelumnya mengatakan transaksi ini ditargetkan rampung pada September mendatang. Namun, hambatan hukum ini berpotensi menggagalkan ambisi Paramount untuk menjadi pesaing serius Netflix. Seorang juru bicara Paramount menyebut gugatan tersebut "tanpa dasar" dan menegaskan merger ini "sah, pro-persaingan, dan akan menguntungkan konsumen, kreator, pekerja, serta industri hiburan."

Tekanan dari Pelaku Industri Kreatif

Selain tekanan dari pemerintah negara bagian, rencana akuisisi ini juga mendapat sorotan tajam dari sineas, aktor, dan profesional industri. Mereka khawatir penggabungan dua studio besar akan mengurangi kompetisi dan memperkuat oligopoli di industri media AS yang sudah sangat terkonsentrasi. Hingga berita ini diturunkan, Warner Bros. Discovery belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar.

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks