MALUKU UTARA — Consumer Intelligence Research Partners (CIRP) merilis data loyalitas pengguna iPhone untuk tiga bulan pertama 2026. Dari survei terhadap pembeli iPhone anyar, hanya 12% yang datang dari ekosistem Android. Sisanya, 1%, berasal dari pengguna feature phone, platform lain, atau pembeli smartphone pertama kali. Setahun lalu, angka perpindahan dari Android masih 14% dengan loyalitas di angka 84%.
Angka Perpindahan Android ke iPhone Kian Sempit
Metodologi CIRP sederhana: mewawancarai pembeli iPhone dan menanyakan perangkat sebelumnya. Hasilnya, dalam beberapa tahun terakhir, porsi pengguna Android yang beralih ke iPhone konsisten di kisaran 11% hingga 15%. Angka ini jauh berbeda dibanding era awal iPhone yang masih eksklusif di operator AT&T, saat Apple masih gencar menjaring pengguna baru.
Tren serupa terlihat pada awal 2024, di mana 13% pembeli iPhone berasal dari Android dan loyalitas pengguna tercatat 85%. Pola ini diperkuat riset lembaga lain, meski metodologi dan angka pastinya bisa berbeda.
Siri AI dan iPhone Lipat: Senjata Apple Jaga Pengguna
Untuk mempertahankan pengguna setianya, Apple akan meluncurkan Siri AI, asisten virtual dengan kecerdasan buatan yang dirombak total. Fitur ini dijadwalkan hadir bersamaan dengan iOS 27 pada akhir tahun ini. Siri AI diharapkan menjadi alasan kuat bagi pengguna iPhone untuk tidak beralih ke kompetitor.
Sementara itu, mendatangkan pengguna Android tetap menjadi tantangan tersendiri. Apple disebut tengah menyiapkan iPhone lipat sebagai form factor baru. Langkah ini dinilai bisa menarik perhatian pemilik ponsel lipat Android yang ingin mencoba ekosistem Apple.
Data CIRP ini menegaskan bahwa persaingan smartphone saat ini bukan lagi soal merebut pengguna baru, melainkan mempertahankan basis yang sudah ada. Dengan loyalitas di atas 85%, Apple sejauh ini unggul dalam pertempuran tersebut.