TERNATE — Buku setebal ratusan halaman itu bukan sekadar catatan biografi biasa. Nasri menyebutnya sebagai kewajiban moral agar semangat pengabdian Haji Bur tidak lenyap ditelan waktu.
"Biografi ini harus lahir, harus ditulis, dan harus dibaca oleh generasi hari ini maupun generasi masa depan. Di dalamnya bukan hanya tersimpan sejarah, tetapi juga pelajaran tentang esensi kepemimpinan yang sesungguhnya," ujar Nasri dalam sambutannya.
Warisan untuk Generasi Muda Ternate
Menurut Nasri, buku ini diharapkan menjadi sumber inspirasi, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN), kalangan pemuda, dan calon pemimpin masa depan di Kota Ternate. Ia mengajak semua pihak meneladani kesederhanaan, ketulusan, dan integritas yang diwariskan almarhum.
Nasri yang juga Founder Nasab Foundation itu mengaku tidak ragu menjadi sponsor penerbitan buku tersebut. Baginya, kehadiran buku ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi Haji Bur dalam membangun Kota Ternate.
Sosok Pemimpin yang Membumi
Salah satu karakter paling menonjol dari Haji Bur adalah kesederhanaannya. Meski memimpin Kota Ternate selama dua periode, almarhum tetap dikenal sebagai pemimpin yang membumi, mudah ditemui, dan selalu membuka ruang dialog dengan masyarakat maupun aparatur pemerintah.
"Bagi saya pribadi dan tentu masyarakat Kota Ternate, beliau adalah sosok yang memberikan banyak pelajaran tentang bagaimana memimpin dengan hati dan mengabdi dengan tulus," kata Nasri.
Kolaborasi 25 Penulis Maluku Utara
Nasri menyampaikan apresiasi kepada tim penulis, keluarga besar almarhum, serta seluruh panitia yang mewujudkan penerbitan buku ini. Kolaborasi 25 penulis Maluku Utara dalam merangkai kisah perjalanan hidup Haji Bur menjadi kontribusi penting menjaga memori kolektif tentang salah satu tokoh terbaik yang pernah dimiliki Kota Ternate.
Menurut Nasri, setiap kebijakan dan pembangunan yang dirintis Haji Bur selalu berorientasi pada kepentingan publik. Almarhum bekerja bukan untuk mengejar popularitas, melainkan demi kemaslahatan masyarakat.
"Nilai utama yang melekat dari almarhum adalah ketulusan dalam pengabdian. Setiap kebijakan yang beliau lahirkan dan setiap pembangunan yang dirintis di Kota Ternate selalu didasari niat tulus untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Nasri.
"Semoga dedikasi dan kerja keras semua pihak menjadi amal kebaikan, dan buku ini mampu menginspirasi siapa pun yang membacanya untuk terus mengabdi kepada masyarakat," pungkasnya.