TERNATE — Tiga kepala sekolah Muhammadiyah di Kota Ternate resmi memimpin satuan pendidikan masing-masing setelah dilantik oleh Ketua Pimpinan Muhammadiyah Ternate, Dr. Abdurrahman Hi. Usman. Mereka adalah Rahmani Daulay, S. Pd sebagai Kepala SD Muhammadiyah Kota Ternate; Taib Jen, S. Pd sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 1; dan Kisman Rufai, S. Pd sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 2.
Pelantikan yang digelar di Kampus STTAR, Jumat (26/6/2026), juga dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Kota Ternate. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pelatihan Baitul Arqam yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Sekolah Muhammadiyah Berkemajuan melalui Kepemimpinan, Inovasi dan Transformasi Digital.”
Kepemimpinan Sekolah Bukan Sekadar Serah Terima Jabatan
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menekankan bahwa jabatan kepala sekolah adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Amanah kepemimpinan sekolah bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan positif dalam dunia pendidikan,” ujar Rizal dalam sambutannya.
Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menghadirkan kepemimpinan yang amanah, visioner, dan kolaboratif. Menurutnya, sekolah Muhammadiyah harus semakin maju, berprestasi, serta mampu mencetak generasi unggul yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing.
Peran Strategis Kepala Sekolah dalam Mutu Pendidikan
Rizal menegaskan, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, membangun karakter peserta didik, serta memperkuat tata kelola sekolah yang profesional, akuntabel, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Ia mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah yang konsisten dalam pembangunan pendidikan di Ternate.
“Pemerintah Kota Ternate memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah yang terus konsisten meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kepemimpinan sekolah dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” kata Rizal.
Pelatihan Baitul Arqam: Bekal Ideologi dan Profesionalisme Guru
Selain pelantikan, Sekda menilai Pelatihan Baitul Arqam menjadi langkah penting dalam memperkuat kompetensi, integritas, serta karakter para pendidik. Ia menjelaskan, Baitul Arqam bukan hanya media peningkatan kompetensi, tetapi juga sarana pembinaan ideologi, penguatan integritas, pembentukan karakter, serta peneguhan komitmen sebagai pendidik.
“Guru tidak hanya memiliki tugas mengajar, tetapi juga mendidik, membimbing, menjadi teladan, dan menginspirasi peserta didik. Penguatan spiritual, moral, dan profesionalisme guru menjadi investasi penting bagi kemajuan pendidikan,” jelasnya.
Kolaborasi dan Inovasi di Era Digital
Rizal berpesan kepada para kepala sekolah baru agar mampu membangun kolaborasi dengan warga sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Ia juga mendorong mereka untuk menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran dan memanfaatkan teknologi secara bijak.
“Saya berharap sekolah Muhammadiyah terus berinovasi, memanfaatkan teknologi secara bijak, memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan literasi dan numerasi, serta membangun budaya sekolah yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Ternate berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan daerah. Namun, upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk lembaga pendidikan Muhammadiyah yang telah menjadi mitra strategis dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat.